Ketua Organisasi Perempuan Papua Pegunungan Pertanyakan Laporan Ismael Asso Ke KPK Di Wamena

WAMENA, LELEMUKU.COM – Ketua Organisasi Perempuan Provinsi Papua Pegunungan mempertanyakan dasar laporan Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Pegunungan dari Kelompok Kerja Agama, Ismael Asso, kepada Komisi Pemberantasan Korupsi mengenai penyelenggaraan pemerintahan daerah di Wamena pada Jumat (7/8/2026).
Menurut Ketua Organisasi Perempuan Provinsi Papua Pegunungan, laporan tersebut dinilai tidak didukung oleh fakta yang memadai karena Ismael Asso sudah lama tidak berada di wilayah Papua Pegunungan untuk menjalankan tugasnya. Ia mempertanyakan keabsahan sumber data yang digunakan dalam laporan tersebut mengingat yang bersangkutan tidak berada langsung di lapangan.
Ia juga menyoroti pencapaian Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan atas laporan keuangan Tahun Anggaran 2025. Capaian tersebut dinilai menjadi alasan kuat untuk mempertanyakan substansi dari laporan yang diserahkan ke lembaga antirasuah tersebut.
Berbagai program pembangunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan diklaim tetap berjalan dengan baik sesuai dengan visi dan misi Gubernur Papua Pegunungan. Penilaian mengenai ada atau tidaknya dugaan pelanggaran hukum sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum yang berwenang berdasarkan bukti yang sah.
Sementara itu, Ketua Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Pegunungan, Agus Nikilik Hubi, menegaskan bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Ismael Asso di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta bukan merupakan sikap resmi dari lembaga tersebut melainkan tindakan pribadi yang melanggar kode etik.
"Bapak Ismael Asso sudah lama tidak berada di Papua Pegunungan. Kalau tidak berada di lapangan, data yang dipakai untuk melapor ke KPK itu diperoleh dari mana?" ujar Ketua Organisasi Perempuan Provinsi Papua Pegunungan.
"Kalau hasil audit BPK Tahun Anggaran 2025 sudah memperoleh opini WTP, lalu apa yang sebenarnya dipermasalahkan dalam laporan itu?" kata Ketua Organisasi Perempuan Provinsi Papua Pegunungan.
Hingga saat ini, upaya konfirmasi kepada Ismael Asso mengenai pernyataan tersebut masih terus dilakukan guna memberikan ruang penjelasan yang berimbang bagi semua pihak. (Olemah)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri