Ratusan Demonstran di Swiss Gelar Aksi Protes Terhadap FIFA dan Gianni Infantino di Zurich
Foto: lelemuku
ZURICH, LELEMUKU.COM – Ratusan demonstran dari berbagai kelompok sosial menggelar aksi unjuk rasa di Swiss untuk memprotes Federasi Sepak Bola Internasional dan Presiden Gianni Infantino.
Aksi yang berlangsung di Zurich dan Jenewa tersebut menyoroti masalah komersialisasi sepak bola, dugaan korupsi, hingga keputusan wasit yang dinilai memihak. Para pengunjuk rasa menilai tata kelola sepak bola modern saat ini telah bergeser menjadi mesin bisnis semata tanpa memedulikan kenyamanan penonton.
Protes ini juga dipicu oleh keputusan komite disiplin FIFA yang menangguhkan sanksi kartu merah untuk penyerang Tim Nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun. Keputusan tersebut mendapat kecaman keras dari lima federasi sepak bola Eropa, yaitu Jerman, Belanda, Belgia, Norwegia, dan Swiss.
"Gianni Infantino telah menjalankan organisasi tersebut layaknya sebuah kediktatoran," ujar mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter.
Sebelum gelombang protes ini, aksi serupa telah dilakukan oleh seorang seniman jalanan asal Italia bernama Laika pada Juni 2026. Laika memajang karya seni bertajuk Death Cup dan FIFA Crime Cup 2026 di depan kantor pusat FIFA di Zurich sebagai bentuk protes terhadap kebijakan imigrasi Amerika Serikat serta dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam persiapan Piala Dunia 2026.
Meningkatnya tekanan dari berbagai pihak ini menunjukkan ketidakpuasan yang semakin meluas terhadap kepemimpinan FIFA saat ini. ((Evu))
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri