“Mama Noken” Herwin Wanggai Hadirkan Kisah Perempuan Papua Jaga Warisan Leluhur
JAKARTA, LELEMUKU.COM - Sebuah buku berjudul "Mama Noken" karya Herwin Meiliantina Wanggai resmi diluncurkan di Jakarta. Buku ini tidak hanya bercerita tentang noken sebagai warisan budaya Papua, tetapi juga tentang perempuan-perempuan Papua yang menjaga kehidupan, merawat nilai-nilai luhur, dan mewariskan harapan kepada generasi berikutnya.
Peluncuran buku ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri Dalam Negeri Yane Ardian, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Ketua Umum KOWANI Nanny Hadi Tjahjanto, serta tokoh perempuan seperti Inggrid Kansil dan Dewi Motik.
Herwin, yang juga merupakan istri dari Velix Vernando Wanggai selaku Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, menghadirkan suara para mama Papua yang selama ini bekerja dalam diam. Mereka menjaga budaya, menguatkan keluarga, dan menjadi fondasi ketahanan masyarakat Papua.
"Ada banyak cara membangun Papua. Melalui kebijakan, pendidikan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Namun ada satu cara yang sering terlupakan: melalui cerita yang menjaga identitas dan jiwa sebuah bangsa," kata dia.
Buku "Mama Noken" lahir dari cinta dan kepedulian untuk memastikan bahwa jati diri Papua tetap hidup di tengah perubahan zaman. Karya ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang angka dan infrastruktur, tetapi juga tentang menjaga nilai, budaya, dan kemanusiaan.
"Mama Noken mengajarkan bahwa kemajuan tidak berarti meninggalkan identitas. Justru bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu membawa akar budayanya melangkah bersama menuju masa depan," ujar Herwin.
Acara peluncuran buku ini menjadi momen penting dalam mengapresiasi peran perempuan Papua yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga dan penjaga tradisi. Para mama Papua dinilai memiliki kontribusi besar dalam merawat budaya noken yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda sejak 2012.
"Dari Papua untuk Indonesia," demikian pesan yang mengakhiri rangkaian acara peluncuran buku "Mama Noken".
Buku ini mampu menjadi pengingat bahwa di balik kemajuan Papua, ada tangan-tangan para mama yang menenun harapan, menjaga kehidupan, dan mencintai tanah kelahirannya tanpa syarat. (Tri)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
