2 Figur di Belakang Donald Trump Jadi Arsitek Utama Serangan AS ke Iran
WASHINGTON, LELEMUKU.COM – Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine disebut sebagai dua figur kunci di balik keputusan Presiden Donald Trump melancarkan serangan militer ke fasilitas nuklir Iran pada 21 Juni 2025.
Hegseth hadir dalam berbagai rapat keamanan nasional di Gedung Putih terkait Iran dan pertemuan di Camp David di mana para pejabat senior menyusun opsi keterlibatan militer AS. Namun Trump lebih banyak bersandar pada Caine dan Kepala Komando Pusat AS Jenderal Michael Kurilla dalam pengambilan keputusan.
Caine muncul sebagai penasihat yang tenang namun dipercaya di balik layar. Sementara Hegseth memainkan peran yang terlihat secara publik saat Trump mempertimbangkan keterlibatan AS, sebuah kesempatan yang datang setelah bulan-bulan pertamanya sebagai menteri pertahanan diwarnai skandal obrolan Signal dan keguncangan di antara stafnya.
Hegseth juga mendapat reputasi internal sebagai pejabat dengan tujuan utama menyenangkan Trump. Jika ia merasakan bahwa presiden menginginkan sesuatu atau condong ke arah tertentu, ia akan mengikutinya.
Trump pada hari serangan, 21 Juni 2025, langsung menyatakan fasilitas nuklir Iran telah "hancur total." Keesokan harinya, Hegseth bahkan melangkah lebih jauh dengan menyatakan bukan hanya fasilitasnya yang hancur, tetapi juga ambisi nuklir Iran secara keseluruhan.
Klaim tersebut kemudian diperdebatkan setelah laporan awal Badan Intelijen Pertahanan AS bocor ke media, yang menyebut serangan hanya memundurkan program nuklir Iran beberapa bulan, bukan bertahun-tahun sebagaimana diklaim Trump dan Hegseth.
Hegseth membela serangan tersebut sebagai keberhasilan bersejarah dan mengkritik keras liputan media yang dinilainya tidak akurat. "Jika Anda mendengarkan media anti-Trump yang tidak jujur, Anda tidak akan mengetahui kebenarannya," ujar Hegseth dalam rapat kabinet. (Joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri