Warga Temukan Ikan Diduga Sapu-Sapu di Danau Sentani, Muncul Kekhawatiran Ancaman Ekosistem

Warga Temukan Ikan Diduga Sapu-Sapu di Danau Sentani, Muncul Kekhawatiran Ancaman Ekosistem

SENTANI, LELEMUKU.COM – Warga Kampung Atamali, Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, melaporkan penemuan ikan yang diduga jenis sapu-sapu di perairan danau, Sabtu (2/5/2026). Temuan ini menjadi perhatian setelah diunggah ke media sosial oleh seorang warga bernama Nheta Monim.

Unggahannya ini menuai beragam reaksi, mayoritas warga meminta perhatian pemerintah daerah, khususnya Dinas Perikanan Kabupaten Jayapura untuk menelusuri asal-usul ikan tersebut serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat di sekitar Danau Sentani.

“Dinas harus membantu masyarakat Kabupaten Jayapura yang hidup di pesisir Danau Sentani untuk mencari tahu ikan ini berasal dari mana,” tulis Timmy.

Ikan yang ditemukan memiliki ciri tubuh keras dengan motif belang menyerupai corak batik, serta bentuk mulut pengisap di bagian bawah, yang identik dengan ikan sapu-sapu. Jenis ini dikenal sebagai ikan pembersih akuarium yang umum dipelihara, namun juga tergolong spesies invasif di perairan umum.

Sejumlah warga menduga ikan tersebut bisa saja berasal dari pelepasan liar oleh manusia atau terbawa arus saat banjir besar yang pernah terjadi di Sentani beberapa tahun lalu. Ikan sapu-sapu diketahui mampu berkembang biak dengan cepat dan bertahan di perairan dengan kualitas rendah.

Kekhawatiran masyarakat pun muncul terkait dampak ekologisnya. Beberapa warga menyebut keberadaan ikan ini berpotensi mengganggu populasi ikan lokal seperti mujair dan gabus, bahkan dapat merusak keseimbangan ekosistem danau.

“Ikan sapu-sapu sudah hadir di danau berarti ikan lokal bisa terancam,” tulis Nasrul di media sosial.

Meski demikian, para ahli umumnya menyebut ikan sapu-sapu bukan predator aktif, melainkan pemakan alga dan sisa organik di dasar perairan. Namun, dalam jumlah besar, spesies ini dapat mendominasi habitat dan mengganggu rantai makanan alami.

Netizen pun saling mengingatkan untuk tidak sembarangan melepas ikan peliharaan ke perairan umum, karena berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait temuan tersebut. Namun, warga berharap adanya penelitian dan langkah penanganan cepat guna menjaga kelestarian ekosistem Danau Sentani. (joe)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya