Vladimir Putin Kunjungi China Usai Donald Trump, Beijing Jadi Pusat Diplomasi Global

Vladimir Putin Kunjungi China Usai Donald Trump, Beijing Jadi Pusat Diplomasi Global

BEIJING, LELEMUKU.COM – Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan dua hari ke China pada 19-20 Mei 2026 untuk bertemu Presiden Xi Jinping, hanya berselang beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuntaskan lawatan resminya di Beijing pada Jumat (15/5/2026).

Kunjungan Putin bertepatan dengan peringatan ke-25 Perjanjian Persahabatan Sino-Rusia 2001, dan diperkirakan akan menghasilkan sejumlah kesepakatan bilateral penting antara Moskow dan Beijing.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya telah mengindikasikan bahwa persiapan kunjungan Putin hampir rampung dan hanya tinggal memasuki tahap akhir.

"Kunjungan sedang dipersiapkan dan prosesnya hampir selesai," ungkap Peskov.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun juga membenarkan bahwa Beijing dan Moskow masih aktif berkomunikasi terkait persiapan pertemuan kedua kepala negara tersebut.

"Rincian lebih lanjut akan diumumkan pada waktu yang tepat," ujar Guo Jiakun.

Jika terlaksana, China akan menjadi negara pertama yang menjamu seluruh pemimpin dari empat anggota tetap Dewan Keamanan PBB selain dirinya sendiri dalam rentang beberapa bulan, setelah sebelumnya menerima kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Desember 2025 dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Januari 2026.

"Kedatangan Trump dan rencana lawatan Putin dalam waktu berdekatan memperlihatkan bagaimana China memainkan peran sentral dalam percaturan politik internasional 2026," pungkas pengamat diplomatik internasional. (Joe)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya