Starlink Resmi Hadir di Gibraltar, Layanan Internet Satelit Kecepatan Tinggi Elon Musk
GIBRALTAR, LELEMUKU.COM – Layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk resmi tersedia di Gibraltar pada Kamis (30/4/2026) malam waktu setempat atau Jumat (1/5/2026) dini hari WIB. CEO SpaceX tersebut mengumumkan kabar ini melalui akun X pribadinya, @elonmusk, dengan cuitan singkat bertuliskan "Starlink in Gibraltar!" yang langsung mendapat sambutan hangat dari warganet.
Starlink adalah sistem internet broadband berbasis satelit yang dikembangkan oleh SpaceX, perusahaan kedirgantaraan milik Elon Musk. Layanan ini dirancang untuk menyediakan konektivitas internet berkecepatan tinggi dan latensi rendah di wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau oleh infrastruktur kabel atau serat optik. Dengan memanfaatkan ribuan satelit kecil yang mengorbit pada ketinggian sekitar 550 kilometer di atas permukaan bumi, jarak ini jauh lebih dekat dibandingkan satelit tradisional yang beroperasi pada ketinggian 35.000 kilometer, sehingga mampu memberikan kecepatan unduh hingga 400 megabit per detik.
Chief Minister Gibraltar, Fabian Picardo, menyambut gembira kehadiran layanan ini. "Encantado de que esto sea ahora una realidad," demikian tulis Fabian Picardo dalam unggahan media sosial yang dikutip dari laporan Europa Sur. Pemerintah Gibraltar menilai bahwa kehadiran Starlink akan memberikan alternatif teknologi baru baik bagi individu maupun perusahaan di kawasan Selat Gibraltar yang membutuhkan konektivitas cepat dan stabil.
Secara teknis, Starlink menawarkan kecepatan internet yang mumpuni. Layanan ini menyediakan kecepatan unduh antara 50 hingga 220 megabit per detik, dengan latensi atau waktu tunda serendah 20 hingga 30 milidetik. Angka ini setara dengan layanan broadband konvensional dan memungkinkan pengguna untuk melakukan streaming video 4K di banyak perangkat secara bersamaan, bekerja dari rumah (WFH), bermain gim online, hingga panggilan video tanpa gangguan yang sering terjadi pada layanan satelit generasi lama. Untuk wilayah seperti Gibraltar yang posisinya strategis di jalur pelayaran internasional, layanan ini juga sangat berguna bagi kapal-kapal yang membutuhkan koneksi internet laut yang andal.
Proses pemasangan Starlink terbilang mudah. Pelanggan cukup memesan kit yang berisi piringan antena satelit berukuran kompak, router, dan kabel. Piringan antena ini akan secara otomatis menyesuaikan posisi untuk mencari sinyal terbaik asalkan penghalang seperti gedung atau pepohonan tidak menghalangi pandangan ke langit. Setelah terpasang, sistem dapat langsung digunakan dalam hitungan menit melalui aplikasi di ponsel.
Untuk wilayah Spanyol dan sekitarnya, biaya perangkat keras Starlink dibanderol sekitar 450 euro atau setara dengan Rp7.800.000, dengan biaya langganan bulanan berkisar antara 40 hingga 50 euro atau sekitar Rp700.000 hingga Rp870.000. Tersedia juga paket untuk pelanggan yang sering berpindah tempat, seperti pengguna rumah motor atau kapal, menjadikannya pilihan fleksibel bagi mereka yang sering bepergian atau bekerja jarak jauh.
Ribuan satelit Starlink bekerja sama menjaga jaringan tetap berjalan. Satelit-satelit ini bahkan dapat saling mengirim data menggunakan laser link di angkasa, sehingga membantu menjaga koneksi cepat dan fleksibel antar wilayah serta mengurangi ketergantungan pada stasiun darat. Kehadiran Starlink di Gibraltar ini merupakan bagian dari ekspansi internasional perusahaan yang terus memperluas jangkauan koneksi internet satelitnya secara global. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
