Sonya Bara Gelar 'One Decade Live Concert' Teweraut, Rayakan 10 Tahun Berkarya dari Tanah Papua
Kata "Teweraut" dalam bahasa Asmat dimaknai sebagai simbol perempuan Papua yang kuat, tangguh, dan penuh harapan. Konser ini juga menjadi ajang peluncuran album terbaru Sonya Bara yang memuat lagu-lagu ciptaannya sendiri, baik dalam bahasa daerah, bahasa Indonesia, maupun bahasa Inggris.
Sonya mengungkapkan rasa syukur yang mendalam karena acara dapat berjalan dengan lancar. Ia mengaku butuh waktu sekitar delapan bulan untuk memilih nama "Teweraut" yang berasal dari kampung halamannya di Asmat.
Wanita kelahiran tahun 1999 ini menyampaikan bahwa konser tersebut bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk semua perempuan Papua yang sedang berjuang.
"Konser ini bukan hanya untuk saya tapi buat semua. Saya harap ke depan teman-teman seniman, lebih khususnya perempuan Papua, untuk buat konser. Jangan tunggu harus terkenal dulu, mulai dari sekarang kejar mimpi. Mutiara tetaplah mutiara sekalipun dia jatuh di dalam lumpur," pesan Sonya penuh semangat.
"Konser satu dekade live konser Sonya Bara ini merupakan salah satu kalender event-nya Hotel Maxone. Kami memfasilitasi seniman atau artis-artis Papua. Tujuan kami supaya para seniman Papua mereka difasilitasi tempat, mereka perlu kita support dan dukung," sebut dia.
Penaumang mengaku konser berjalan dengan luar biasa dan para pengunjung merasa puas.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua, Anthonius Ayorbaba, turut mengapresiasi keberanian dan konsistensi Sonya Bara dalam mengekspos talenta yang dimilikinya.
"Ini suatu keberanian dan kerinduan untuk bisa mengekspos talenta yang dimiliki Sonya Bara. Dia punya ciri tersendiri, punya karakter tersendiri dengan suaranya yang tidak kalah dengan artis lain yang sudah kita kenal," katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Christian Sohilait, yang hadir dalam konser tersebut pun memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian Sonya Bara.
Ia menambahkan bahwa momentum ini menjadi sarana menyampaikan pesan bahwa anak-anak Papua mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional.
"Hari ini dia sedang diperhitungkan di nasional. Sambil dia konser, dia juga menyampaikan pesan-pesan yang berkaitan dengan budaya lokal Papua. Semoga Sonya Bara tetap eksis dan berprestasi terus menjadi seniman hebat di musik Indonesia saat ini," tuturnya.
Konser Sonya Bara turut dimeriahkan oleh Vendetta Rap, Waena Blood, Twenty’F Dom, Gariga Hadda, DJ Chandra, Martha Fakdawer, H98, Axel Syga, Anker big Family dan Bringing Home. (Laura)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri





