Sekitar 500 Orang Siswa SMP Negeri 1 Tulung Klaten Keracunan MBG
KLATEN, LELEMUKU.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten mengumumkan jumlah korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tulung mencapai sekitar 500 orang pada Rabu (30/4/2026), hampir dua kali lipat dari laporan awal dua hari sebelumnya yang mencatat sekitar 200 korban yang terdiri dari siswa dan guru di 17 sekolah penerima MBG.
Hasil uji laboratorium yang dirilis Dinas Kesehatan Klaten mengungkap penyebab keracunan massal di SMP Negeri 1 Tulung. Bakteri Bacillus sp. ditemukan positif pada sampel telur puyuh, galantin, dan kuah timlo yang menjadi menu MBG di sekolah tersebut. Bakteri ini memiliki daya tahan tinggi terhadap panas sehingga tidak mudah mati meskipun telah dimasak.
Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan bahwa temuan ini menjadi alarm bagi semua pihak untuk lebih serius dalam mengawasi keamanan pangan program MBG.
"Kami menekankan pentingnya standarisasi dalam pemilihan dan penyimpanan bahan baku untuk mencegah perkembangan bakteri seperti Bacillus sp. Kejadian ini harus menjadi evaluasi serius bagi seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG," ujar Cahyono.
Dinas Kesehatan Klaten menyatakan pihak berwenang sedang menelusuri kemungkinan kasus serupa di wilayah Boyolali yang juga menerima program MBG dari sumber yang sama.
Masyarakat, khususnya siswa dan guru, diimbau untuk lebih waspada terhadap makanan yang diterima dan segera melapor jika menemukan gejala keracunan seperti mual, muntah, atau diare setelah mengonsumsi MBG.
Pemerintah Kabupaten Klaten juga memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis yang memadai di puskesmas dan rumah sakit terdekat. (Joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri