PT Adaro Andalan Indonesia Tbk, Langkah Strategis Garibaldi Thohir Perkuat Diversifikasi Energi
JAKARTA, LELEMUKU.COM – PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada Desember 2024 sebagai langkah strategis memperkuat diversifikasi usaha di luar batu bara.
Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai PT Adaro Energy Tbk ini kini fokus mengembangkan bisnis holding yang mencakup perkebunan kelapa sawit, karet, serta konsultasi manajemen. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang Grup Adaro untuk bertransformasi menjadi perusahaan energi bersih dan berkelanjutan.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk berkantor pusat di Cyber 2 Tower Lantai 26, Jalan H.R. Rasuna Said Blok X-5 Nomor 13, Jakarta Selatan. Perusahaan ini tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten AADI.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 5 Desember 2024. Pencatatan ini merupakan bagian dari strategi korporasi untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis.
Struktur kepemilikan AADI didominasi oleh PT Adaro Strategic Investments sebagai pemegang saham pengendali dengan porsi 41,10 persen. Garibaldi Thohir tercatat sebagai pemegang saham individu dengan kepemilikan 5,83 persen, sementara PT Alamtri Resources Indonesia Tbk yang sebelumnya bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk memegang 15,37 persen saham. Afiliasi lainnya menguasai 18,33 persen, dan masyarakat pemegang saham non warkat memiliki porsi 19,34 persen.
Jajaran direksi PT Adaro Andalan Indonesia Tbk dipimpin oleh Julius Aslan sebagai Direktur Utama. Julius Aslan sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk dan memiliki pengalaman luas dalam mengelola operasional pertambangan dan energi. Ia didampingi oleh Priyadi, Lie Luckman, dan Susanti sebagai direktur. Sementara itu, jajaran komisaris diketuai oleh Budi Bowoleksono yang juga menjabat sebagai Komisaris Independen, bersama Primus Dorimulu sebagai komisaris.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk memiliki bidang usaha utama yang mencakup perkebunan kelapa sawit, karet, tanaman penghasil getah lain, perusahaan holding, dan konsultasi manajemen lainnya. Perusahaan tercatat dalam Sektor Energi dengan Subsektor Minyak, Gas dan Batu Bara, serta Industri Batu Bara dan Subindustri Produksi Batu Bara.
Melalui PT Adaro Indonesia, perusahaan mengelola tambang batu bara besar di Kalimantan Selatan dengan metode terbuka. Lokasi tambang ini merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia dan berkontribusi signifikan terhadap produksi batu bara nasional. AADI juga memperluas usahanya ke sektor energi terbarukan melalui berbagai anak usaha, termasuk pengembangan proyek tenaga air dan panel surya di dalam negeri.
Salah satu fokus utama perusahaan adalah mengembangkan batu bara menjadi produk turunan bernilai tambah tinggi seperti dimetil eter (DME) sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG). Proyek DME ini bertujuan mengurangi impor elpiji dan menciptakan kemandirian energi nasional. Selain itu, grup juga mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan energi hijau lainnya.
Sekretaris Perusahaan Ray Aryaputra menyatakan bahwa pihaknya terbuka bagi investor dan mitra strategis yang ingin berkolaborasi dalam proyek energi berkelanjutan.
Pencatatan saham AADI di BEI diharapkan tidak hanya memperkuat ekspansi, tetapi juga membuka peluang investasi bagi masyarakat luas dengan target menjadi perusahaan energi yang tangguh dan berwawasan lingkungan.
"Kami sangat antusias menyambut para pemegang saham baru dan mitra strategis yang ingin berkolaborasi dalam proyek energi berkelanjutan," ujar Ray Aryaputra.
Informasi lebih lanjut mengenai PT Adaro Andalan Indonesia Tbk dapat diakses melalui situs resmi www.adaroindonesia.com, email ke [email protected], atau melalui telepon di (021) 2553 3065. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
