Profil Anisa Florensia Tumanggor: Dari Menantu Mewah di Medsos Jadi Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru
PEKANBARU, LELEMUKU.COM – Anisa Florensia Tumanggor (21), perempuan kelahiran Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara, harus berakhir di balik jeruji besi. Ia ditetapkan sebagai otak pembunuhan dan perampokan terhadap mantan mertuanya sendiri, Dumaris Boru Sitio (60), di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (29/4/2026).
Anisa menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Parlilitan. Di sekolah itulah ia berteman dekat dengan Lisbet Barasa (22), yang kemudian menjadi salah satu rekannya dalam aksi keji tersebut. Setelah lulus SMP, Anisa pindah ke Pekanbaru dan menjalani kehidupan barunya.
Pada tahun 2022, Anisa menikah dengan Arnold Meha, anak pertama pasangan Dumaris Sitio dan Salmon Meha. Arnold dikenal memiliki kebutuhan khusus.
Keluarga Arnold tergolong mapan, dan selama pernikahan, Anisa sering menampilkan gaya hidup mewah di media sosial. Unggahan foto-foto berpenampilan kelas atas membuatnya tampil sebagai sosok menantu terhormat.
Namun, pernikahan itu hanya bertahan satu tahun. Pada tahun 2023, Anisa meninggalkan rumah mertua di Pekanbaru dan pindah ke Medan, Sumatera Utara. Meski sudah bercerai, Dumaris tetap menjaga hubungan baik dan kerap membantu Anisa.
Motif Utama Membunuh
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua mengungkapkan bahwa motif utama Anisa adalah sakit hati dan tersinggung dengan perkataan korban dan keluarganya selama ia menjadi menantu.
“Anisa mengaku sakit hati dan dendam. Komunikasi intens dengan Lisbet Barasa, teman SMP-nya, diduga memperkuat niat jahat tersebut. Mereka merencanakan perampokan yang berubah menjadi pembunuhan,” ujar Hasyim dalam ekspose kasus, Minggu (3/5/2026).
Pada awal April 2026, Anisa sempat datang ke rumah korban. Usai kunjungan itu, keluarga kehilangan sejumlah barang berharga, sehingga memutuskan memasang kamera pengawas (CCTV). Rekaman CCTV itulah yang kemudian membongkar aksi pembunuhan.
Rabu (29/4/2026), Anisa bersama Lisbet, Selamet (34), dan Erwandi alias Iwan (39) masuk ke rumah korban. Anisa dan Lisbet berpura-pura bersilaturahmi. Anisa sempat mencium tangan Dumaris. Tak lama kemudian, Selamet masuk dengan membawa balok kayu dan memukuli kepala serta wajah korban hingga tewas. Mereka lalu membawa kabur cincin kawin 12 gram, cincin emas 10 gram, uang tunai 400 dolar Singapura, ponsel Samsung A55 5G, musik box, dan speaker.
Keempat pelaku positif menggunakan narkotika jenis ekstasi saat beraksi. Anisa dan Selamet ditangkap di Aceh Tengah. Lisbet dan Erwandi ditangkap di Binjai, Sumatera Utara. Dua pelaku laki-laki ditembak di kaki karena melawan.
Anisa Florensia Tumanggor kini mendekam di tahanan Polda Riau. Ia dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 365 KUHP tentang perampokan dengan kekerasan, serta Undang-Undang Narkotika. (Roe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
