Prajurit Marinir dan Komandan KRI Karotang-872 Raih Penghargaan Prestasi Gemilang di Wilayah Papua
JAKARTA, LELEMUKU.COM – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada prajurit berprestasi dalam Apel Komandan Satuan TNI AL Tahun 2026 di Mabesal, Jakarta, Senin, 4 Mei 2026. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan operasi di wilayah Provinsi Papua, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Barat Daya.
Dua satuan tugas Korps Marinir, yakni Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 4 Marinir “GOBANG V” dan Yonif 10 Marinir “GOBANG IV”, menorehkan prestasi luar biasa dalam menjaga stabilitas keamanan. Satgas GOBANG V di bawah pimpinan Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto meraih peringkat pertama kinerja terbaik dari Koops TNI Habema setelah sukses melaksanakan operasi di wilayah Paniai dan Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Dalam rangkaian operasi tersebut, tim berhasil mengamankan berbagai senjata api, amunisi, serta atribut organisasi terlarang usai kontak tembak di Distrik Uwapa, Nabire. Sementara itu, Satgas GOBANG IV yang dipimpin Letkol Marinir Aris Wibiatmoko mencatatkan keberhasilan signifikan di wilayah Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, dengan melumpuhkan 10 personel OPM dan merebut 56 markas kelompok tersebut.
Kasal menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti profesionalisme Prajurit Petarung Korps Marinir yang mampu memadukan keunggulan tempur dengan pendekatan teritorial yang humanis di tanah Papua. Melalui kegiatan sosial seperti pengobatan gratis dan pembangunan fasilitas umum, para prajurit berhasil merebut hati masyarakat setempat dan memperkuat kepercayaan terhadap TNI.
"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan di medan tugas. Teruslah menjadi prajurit yang membanggakan bangsa dan negara," tegas Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali.
Selain prestasi di darat, Kasal juga memberikan penghargaan kepada Komandan KRI Karotang-872, Mayor Laut (P) Rochmatus Syolikhin. Unsur KRI dari jajaran Kodaeral XII ini dinilai sukses dalam operasi penegakan hukum di laut dengan menggagalkan penyelundupan 4 ton campuran timah dan logam tanah jarang (LTJ) senilai Rp1,2 miliar.
Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi turut menyatakan rasa bangganya atas capaian tersebut. Keberhasilan ini dipandang sebagai implementasi nyata dari semangat juang dan disiplin prajurit dalam menjaga kedaulatan NKRI, mulai dari pengamanan perbatasan di Provinsi Papua hingga perlindungan sumber daya strategis nasional di wilayah perairan Indonesia. (Roe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
