Perry Warjiyo : BI dan OJK Kirim Pengawas Langsung ke Korporasi Pembeli Dolar Terbesar

Perry Warjiyo : BI dan OJK Kirim Pengawas Langsung ke Korporasi Pembeli Dolar Terbesar

JAKARTA, LELEMUKU.COM – Dari tujuh strategi penguatan Rupiah yang direstui Presiden Prabowo Subianto, strategi ketujuh adalah yang paling operasional dan paling langsung menyentuh perilaku pelaku ekonomi di lapangan. 

Bank Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan memperketat pengawasan terhadap perbankan dan korporasi yang memiliki aktivitas pembelian dolar Amerika Serikat dalam volume tinggi, dengan mengirimkan pengawas langsung ke lokasi.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan bahwa langkah pengawasan ketat ini merupakan respons terhadap potensi aktivitas pembelian dolar yang berlebihan oleh korporasi-korporasi besar, yang jika tidak dipantau dapat memperparah tekanan terhadap nilai tukar Rupiah di pasar domestik.

"Yang terutama kami lihat bank-bank korporasi yang aktivitas pembelian dolarnya tinggi, kami kirim pengawas ke sana koordinasi dengan Bu Frederika Widyasari Ketua OJK untuk memastikan bagaimana stabilitas sistem keuangan terjaga," ujar Perry usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Perry menekankan bahwa strategi ketujuh ini bukanlah tindakan represif terhadap dunia usaha, melainkan sebuah langkah pengawasan preventif yang bertujuan memastikan setiap pembelian valuta asing dilakukan untuk tujuan yang sah dan memiliki dasar transaksi riil yang jelas. 

Koordinasi antara BI dan OJK dalam pengawasan ini mencerminkan sinergi antar lembaga yang semakin erat dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Ketua OJK Frederika Widyasari Dewi disebut Perry sebagai mitra strategis utama dalam pelaksanaan pengawasan ini. Keduanya akan memastikan bahwa tidak ada celah yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan pembelian dolar secara spekulatif dalam skala besar yang dapat mengganggu keseimbangan pasar valas domestik.

Kombinasi ketujuh strategi yang dijalankan secara bersamaan ini mencerminkan keseriusan dan kesiapan otoritas moneter Indonesia dalam menghadapi tekanan terhadap nilai tukar Rupiah. Dengan dukungan penuh dari Presiden Prabowo dan koordinasi yang erat antar lembaga, Bank Indonesia optimistis Rupiah akan kembali bergerak menuju nilai fundamentalnya yang sesungguhnya dalam waktu dekat. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya