Netizen Korsel Klaim New Jack Swing Ciptaan K-pop, Perang Dunia Maya dengan Komunitas Kulit Hitam dan AS Pecah

SEOUL, LELEMUKU.COM – Dunia maya kembali dihebohkan oleh klaim kontroversial netizen Korea Selatan (Knetz) yang mengklaim bahwa genre musik New Jack Swing (NJS) diciptakan oleh industri K-pop. 

Klaim yang disampaikan melalui berbagai unggahan di media sosial X dan TikTok ini pecah setelah respond mereka usai menonton film terbaru biografi Michael Jackson dan mulai menganalisa gaya musik dan video klip dari penyanyi kulit hitam seperti Pinkpanteress yang langsung memicu kemarahan komunitas kulit hitam Amerika Serikat dan warganet global yang mengetahui sejarah musik tersebut.

Masalah ini semakin memanas setelah sebelumnya Knetz telah terlibat dalam "perang internet" dengan negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam yang tergabung dalam solidaritas 'SEAblings'. Kini, front baru terbuka melawan publik Amerika yang mayoritas penggemar setia budaya hip-hop dan R&B.

Adapun konstruksi sejarah yang dibantah oleh komunitas kulit hitam tersebut merujuk pada fakta bahwa New Jack Swing adalah genre fusion R&B dan hip-hop yang sangat populer pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an di Amerika Serikat. Genre ini dikembangkan langsung di Harlem, New York, dipelopori oleh produser legendaris Teddy Riley dan Bernard Belle.

Seperti dikutip dari Wikipedia, new jack swing adalah genre fusion yang dipelopori Teddy Riley dan Bernard Belle yang populer dari akhir 1980-an hingga pertengahan 1990-an. Istilah "New Jack Swing" sendiri diciptakan oleh penulis Barry Michael Cooper dalam sebuah artikel di majalah Village Voice pada tahun 1987.

Tak hanya Teddy Riley, produser kawakan seperti Jimmy Jam dan Terry Lewis juga berperan besar dalam mempopulerkan genre yang identik dengan ketukan drum machine Roland TR-808 dan paduan vokal R&B yang halus ini. 

Kesuksesan genre ini menjalar ke karya musisi kelas dunia seperti Michael Jackson dalam album "Dangerous" serta adiknya, Janet Jackson, yang melambungkan hits era NJS. Musik ini menjadi fondasi kebangkitan budaya kulit hitam di era 90-an dan diakui Museum Sejarah Afrika Amerika Smithsonian sebagai warisan budaya.

Kebanyakan Knetz yang tidak mengetahui sejarah panjang musik kulit hitam ini secara naif mengklaim bahwa genre tersebut lahir dari inovasi agensi K-pop seperti SM Entertainment dan YG Entertainment, merujuk pada grup seperti S.E.S di era 90-an serta kebangkitan tren NJS oleh grup modern seperti NewJeans saat ini.

Klaim ini sontak memicu kemarahan warganet kulit hitam. "Klaim ini tidak hanya keliru secara sejarah, tetapi juga merupakan bentuk tidak hormat yang mendalam kepada para pelopor kulit hitam seperti Teddy Riley yang berjuang keras menciptakan suara ini di tengah diskriminasi industri musik pada zamannya," tulis seorang pengguna X dengan basis penggemar musik old school.

Mereka menyesalkan bahwa meskipun K-pop sering mengambil inspirasi dari budaya kulit hitam, banyak penggemar dan netizen Korea yang justru mengabaikan akar budaya tersebut ketika mengklaim suatu genre sebagai 'ciptaan' mereka. 

Puncak drama ini terjadi ketika beberapa warganet AS dan Eropa membanjiri linimasa mereka dengan video Lawas 'I Want Her' milik Keith Sweat (1987) dan karya Teddy Riley sebagai bukti sejarah yang tak terbantahkan, guna meluruskan klaim keliru tersebut.

Media hiburan internasional seperti Hunes News Service mencatat bahwa insiden ini hanyalah bagian dari masalah jangka panjang dimana industri K-pop sering dituding melakukan apropriasi budaya terhadap budaya kulit hitam tanpa memberikan kredit yang semestinya, mulai dari gaya rambut, bahasa gaul, hingga pengakuan sejarah musik.

Hingga berita ini diturunkanperang tagar di media sosial X dan TikTok masih terus berlanjut tanpa tanda-tanda mereda. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya