Jurnalis Gaza Peringati Hari Kebebasan Pers Hormati Rekan Tewas

Jurnalis Gaza Peringati Hari Kebebasan Pers Hormati Rekan Tewas

GAZA, LELEMUKU.COM – Jurnalis Palestina di Gaza memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia dengan menghormati rekan-rekan yang tewas dan menjadi target, Selasa (3/5/2026). Otoritas Media Pemerintah Gaza melaporkan 262 jurnalis dan pekerja media tewas sejak perang dimulai Oktober 2023, sementara 420 lainnya mengalami luka-luka.

Jurnalis Al Jazeera Fadi Al-Wahidi menjadi salah satu korban. Ia ditembak di leher pada 9 Oktober 2024 saat meliput di Kamp Pengungsi Jabalia, Palestina, meski sudah memakai rompi pers yang jelas. Serangan itu menyebabkannya lumpuh permanen. Rekan-rekannya yang mencoba menolong justru tewas. Evakuasi medisnya tertunda berbulan-bulan hingga akhirnya dilakukan pada 10 Februari 2025 ke Kairo kemudian Qatar.

Kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk menyebut Gaza sebagai jebakan maut bagi jurnalis. Ia mencatat hampir 300 jurnalis tewas sejak Oktober 2023 akibat serangan Israel.

Di Lebanon, jurnalis Amal Khalil tewas dalam serangan udara Israel, menambah daftar korban di kawasan tersebut.

Fadi Al-Wahidi menyampaikan kesaksiannya. Tidak ada kebebasan pers, cedera saya adalah buktinya. Tapi suara saya masih ada di sini, ujarnya.

Serangan terhadap Fadi dan ratusan jurnalis lainnya menunjukkan risiko tinggi meliput konflik di Gaza, Palestina. Kasus ini menjadi pengingat mahalnya harga yang dibayar jurnalis untuk menyampaikan kebenaran.

Informasi lebih lanjut tentang situasi pers di Gaza dapat diakses melalui laporan PBB dan otoritas media setempat. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya