Jaringan Narkoba Australia 120 Kg Sabu, Hasil Kejahatan Dicuci Lewat Kripto
PERTH, LELEMUKU.COM – Sepuluh orang didakwa setelah Satuan Tugas Gabungan Pemberantasan Kejahatan Terorganisasi Australia Barat (WA JOCTF) membongkar jaringan dugaan peredaran narkoba dan pencucian uang yang beroperasi di seluruh Australia. Sindikat ini diduga berupaya menyelundupkan metamfetamin (sabu) dan heroin ke Australia Barat dengan menyembunyikannya di dalam kendaraan yang dikendarai dari luar negara bagian. Uang tunai hasil penjualan narkoba kemudian diduga dialihkan ke dalam akun mata uang kripto untuk menghindari deteksi kepolisian.
Pengungkapan ini merupakan hasil operasi selama tiga bulan. Petugas menyita sekitar 114 kilogram sabu, 6,3 kilogram heroin, 4 kilogram ketamin, dan uang tunai sebesar 1.132.000 dolar Australia yang diduga merupakan hasil kejahatan. Nilai total narkoba yang disita jika dijual eceran diperkirakan mencapai lebih dari 57 juta dolar Australia, cukup untuk lebih dari 1,1 juta transaksi jalanan. Penangkapan dilakukan pada 28 April 2026 setelah penggeledahan di sejumlah pinggiran kota Perth, seperti Eglington, Secret Harbour, Coodanup, High Wycombe, Queens Park, dan Dudley Park. Seorang pria berusia 28 tahun dari Eglington yang diduga sebagai pimpinan sindikat diamankan bersama empat orang lainnya.
Dalam penggeledahan tersebut, polisi juga menyita perhiasan yang diduga hasil kejahatan, uang tunai sekitar 390.000 dolar Australia, 33 kilogram sabu, dan 1,4 kilogram heroin. Sejumlah barang bukti tambahan juga ditemukan di lokasi lain. Pada bulan Februari, petugas menggeledah fasilitas penyimpanan di Scarborough dan menemukan 20 kilogram sabu, tiga kilogram ketamin, satu pistol, serta amunisi. Sementara itu pada bulan Maret, polisi menghentikan kendaraan berpenggerak empat roda di Mundaring dan menemukan 24 kilogram sabu serta 3,5 kilogram heroin. Kendaraan lain yang dihentikan di Norseman membawa sekitar 34 kilogram sabu. Seorang pria berusia 23 tahun dari Mawson Lakes, Australia Selatan, juga ditangkap atas tuduhan pencucian uang.
WA JOCTF yang terdiri dari AFP, Kepolisian Australia Barat, Pasukan Perbatasan Australia, Komisi Intelijen Kriminal Australia, dan AUSTRAC, mendapat dukungan dari mitra penegak hukum federal dan negara bagian di berbagai wilayah serta jaringan global AFP. Turut membantu membongkar sindikat ini adalah Satuan Tugas Gabungan Australia Selatan, Satuan Tugas Avarus AFP di New South Wales, serta aparat penegak hukum di Vietnam melalui Jaringan Internasional AFP.
Detektif Inspektur Polisi WA, Craig Mellors, menegaskan bahwa Australia Barat bukan pasar terbuka bagi kejahatan terorganisasi. Investigasi masih berlangsung dan kemungkinan akan ada penangkapan lebih lanjut. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri