Inilah Alasan Iran Hantam Fujirah Uni Emirat Arab, Jadi Bypass Hormuz yang Diblokade
TEHERAN, LELEMUKU.COM – Iran melancarkan serangan drone dan rudal jelajah di Zona Industri Minyak Fujairah (FOIZ), Senin (4/5/2026), memicu api besar sekaligus menandai eskalasi dengan menyerang terminal ekspor minyak utama UEA yang dibangun untuk menghindari Selat Hormuz.
Pelabuhan Fujairah bukan target acak karena sebagai "pintu darurat" minyak dunia. Serangan ke fasilitas yang terletak di Samudra Hindia dan menjadi andalan saat Selat Hormuz diblokade ini langsung ditanggapi Kemhan UEA yang mengonfirmasi intersepsi rudal.
Sementara kebakaran hebat masih berusaha dipadamkan oleh tim Pertahanan Sipil di lokasi, tiga warga India dilaporkan menderita luka sedang.
Kepala Staf Militer Iran, Jenderal Amir Hatami mengakui bahwa serangan ini adalah aksi untuk "melindungi keamanan kawasan" sebagai respons atas aktivitas armada AS.
Insiden ini baru pertama kali terjadi sejak gencatan senjata diberlakukan pada 8 April 2026. Kementerian Pertahanan UEA memperingatkan warga agar tidak mendekati area dan hanya menerima informasi dari sumber resmi.
Dengan Selat Hormuz yang nyaris tertutup total, Fujairah selama ini merupakan penyelamat aliran minyak dunia. Sebagai terminal yang terhubung dengan jaringan pipa Habshan-Fujairah berkapasitas 1,5 juta barel per hari dari ladang Abu Dhabi langsung ke pesisir timur, kota ini menjadi satu-satunya harapan ekspor UEA.
Pasar pun guncang total dengan harga minyak mentah Brent naik 5,3% menembus 113 dolar AS per barel didukung kenaikan WTI. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri