Hantavirus, Virus Mematikan yang Ditularkan Tikus

JAKARTA, LELEMUKU.COM – Hantavirus kembali menjadi perhatian publik setelah munculnya laporan kasus di berbagai negara, termasuk klaster di kapal pesiar yang menewaskan beberapa orang.

Hantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan melalui urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi. Manusia biasanya tertular saat menghirup debu yang tercemar virus tersebut atau melalui kontak langsung dengan tikus.

Gejala utama hantavirus pulmonary syndrome (HPS) meliputi demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot, dan sesak napas yang bisa berkembang cepat menjadi gagal napas berat. Tingkat kematian penyakit ini bisa mencapai 38 persen jika tidak ditangani dengan cepat.

Di Indonesia, kasus hantavirus tipe Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) pernah dilaporkan dalam jumlah kecil di beberapa provinsi seperti Yogyakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara. Semua kasus yang tercatat berhasil sembuh dengan penanganan medis yang tepat.

Saat ini, tidak ada vaksin atau obat khusus untuk hantavirus. Pencegahan terbaik adalah menjaga kebersihan lingkungan, menutup akses tikus ke rumah, dan menghindari kontak dengan kotoran hewan pengerat.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terutama di daerah dengan populasi tikus tinggi atau lingkungan yang kurang bersih. Jika mengalami gejala demam tinggi disertai sesak napas setelah kontak dengan tikus atau lingkungan kotor, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Hingga saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan hantavirus bukan ancaman pandemi global, tetapi tetap memerlukan kewaspadaan karena dapat menyebabkan penyakit berat dan fatal. (Kie)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya