Enam Tewas dalam Perang Suku Lanni-Hubula di Woma Wamena
WAMENA, LELEMUKU.COM – Perang suku antara Lanni dan Hubula kembali terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (6/5/2026) sore hingga Kamis (7/5/2026) pagi, menewaskan enam orang.
Insiden bermula sekitar pukul 17.00 WIT saat kelompok dari suku Lanni menyerang wilayah Woma, Wamena. Bentrokan kemudian meluas ke area Mapilima dan berlanjut hingga malam hari sebelum mereda sekitar pukul 18.00 WIT.
Berdasarkan data sementara, enam korban jiwa ditemukan dalam kejadian ini, termasuk satu jenazah yang ditemukan pagi hari di sekitar jembatan Woma. Tim SAR gabungan dari keluarga dan aparat setempat terus melakukan pendataan korban dan evakuasi.
Konflik ini merupakan eskalasi dari perang suku tahun 2024 antara Kurima dan Hitigima, di mana suku Lanni bergabung dengan pihak Kurima. Upaya rekonsiliasi sebelumnya digelar pada Kamis (1/5/2026) di Lapangan Wouma namun belum menghasilkan kesepakatan.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Kurima menyampaikan permintaan maaf secara adat dengan membawa tiga puluh ekor babi. Namun, suku Lanni menolak dan mengajukan tuntutan tambahan berupa kompensasi finansial.
"Kami menghimbau semua pihak untuk menahan diri dan mengutamakan jalur musyawarah adat serta hukum yang berlaku," ujar Kapolsek Wamena dalam keterangan resmi.
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama Forkopimda setempat telah meningkatkan patroli keamanan dan memfasilitasi dialog darurat antar-tokoh adat. Warga di sekitar lokasi konflik juga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari area rawan.
Proses pendataan korban dan identifikasi penyebab konflik masih terus dilakukan Polresta Jayawijaya bersama tim medis. Pendampingan psikososial bagi keluarga korban dan warga terdampak juga telah disiapkan oleh Dinas Sosial setempat.(Elo)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
