Apolo Safanpo Tinjau Jembatan Rubuh Akibat Bencana Alam di Distrik Naukenjerai
MERAUKE, LELEMUKU.COM – Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo meninjau secara langsung kondisi jembatan yang rubuh akibat bencana alam di Kampung Tomerau, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Sabtu (2/5/2026).
Jembatan yang menghubungkan Kampung Tomerau dan Kampung Tomer tersebut mengalami kerusakan parah sehingga mengakibatkan lumpuhnya aktivitas masyarakat serta roda perekonomian di wilayah perbatasan tersebut.
Dalam kunjungan yang ditempuh melalui jalur laut dan sungai ini, Gubernur Apolo menyertakan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Bidang Bina Marga untuk melakukan pemeriksaan teknis terhadap kondisi infrastruktur di lapangan.
Sebagai tindak lanjut, Dinas PU Provinsi Papua Selatan telah menugaskan staf teknis pada Minggu (3/5/2026) untuk melakukan pengukuran pada bagian jembatan dan jalan yang rusak sebagai dasar penyusunan usulan perbaikan permanen.
Pemerintah Provinsi Papua Selatan berencana membangun jalan dan jembatan darurat dalam waktu dekat. Langkah ini diambil agar akses mobilitas warga dapat segera pulih sembari menunggu proses persetujuan anggaran dari pihak legislatif dan kementerian terkait.
Selain fokus pada pemulihan infrastruktur, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sosial sebanyak 250 paket sembako kepada kepala keluarga di kampung tersebut guna meringankan beban ekonomi warga yang terdampak bencana.
Apolo menegaskan bahwa penanganan darurat merupakan prioritas utama pemerintah provinsi untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedalaman dan pesisir tetap terpenuhi meski dalam kondisi pascabencana.
“Pemerintah berencana membangun jalan dan jembatan sementara agar aktivitas dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan,” ujar Apolo Safanpo. (Joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
