Tren Scientology Speedrunning di TikTok Viral, Banyak yang Khawatir Risiko Hukum

Tren Scientology Speedrunning di TikTok Viral, Banyak yang Khawatir Risiko Hukum

LOS ANGELES, LELEMUKU.COM – Tren “Scientology Speedrunning” yang sedang viral di TikTok memicu perdebatan sengit di kalangan netizen.

Tren ini melibatkan para kreator yang berusaha masuk ke gedung Scientology (biasanya Information Center), mencapai titik terdalam atau lantai tertentu, kemudian keluar secepat mungkin sambil merekam dengan timer di layar.

Para pelaku sering menggunakan istilah game seperti “Any%” untuk sekadar masuk, atau “Audit%” saat mencoba mengikuti tes stres dengan alat E-meter. Mereka juga membagikan rute dan peta gedung agar orang lain bisa memecahkan rekor waktu.

Lokasi paling populer adalah markas besar di Hollywood Los Angeles, serta pusat informasi di London dan New York.

Meski banyak yang menganggapnya sebagai komedi satir atau bentuk protes terhadap organisasi yang kontroversial, tren ini menuai kekhawatiran serius.

Scientology dikenal sangat protektif terhadap properti mereka dan memiliki tim hukum yang agresif. Banyak pelaku yang langsung dilaporkan ke polisi dengan tuduhan pelanggaran hak milik (trespassing) dan dilarang masuk seumur hidup.

Gedung-gedung mereka dilengkapi kamera pengawas tingkat tinggi sehingga para kreator sering diikuti oleh staf keamanan bahkan setelah meninggalkan lokasi. Beberapa pihak juga menilai aksi ini mengganggu privasi orang yang sedang berurusan di sana.

Debat pun memanas antara mereka yang melihatnya sebagai hiburan murni dan kritik sosial, dengan pihak lain yang menganggapnya sudah keterlaluan karena berisiko membuat pelaku berurusan dengan hukum atau bahkan konfrontasi fisik dengan petugas keamanan.

Tren Scientology Speedrunning ini terus menjadi perbincangan hangat di media sosial, sementara pihak Scientology belum memberikan komentar resmi atas fenomena tersebut. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya