Sofyan Hadi, 12 Tahun Mengabdi di Pesisir Pomako dan Dukung Operasi Damai Cartenz 2026

Sofyan Hadi, 12 Tahun Mengabdi di Pesisir Pomako dan Dukung Operasi Damai Cartenz 2026

TIMIKA, LELEMUKU.COM – Selama 12 tahun mengabdi di kawasan pesisir Pomako, Timika, Papua Tengah, Sofyan Hadi menunjukkan dedikasi konsisten sebagai pendidik sekaligus penggerak perubahan sosial di wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan dasar.

Sebagai Kepala SD Negeri Pomako 1, Sofyan tidak hanya menjalankan peran formal sebagai guru, tetapi juga aktif membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan sebagai fondasi masa depan. Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, ia tetap melaksanakan proses belajar mengajar secara berkelanjutan serta menjalin komunikasi intensif dengan orang tua dan lingkungan sekitar guna mendorong partisipasi pendidikan.

Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama dalam membuka akses masa depan, terutama bagi anak-anak di wilayah pinggiran yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan. Kehadirannya di Pomako menjadi bukti bahwa peran guru sangat strategis dalam pembangunan manusia, bahkan dari daerah yang jauh dari pusat perhatian.

Dalam konteks yang lebih luas, Sofyan juga memberikan apresiasi terhadap upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua melalui pendekatan humanis yang ditunjukkan dalam Operasi Damai Cartenz 2026.

"Sebagai tenaga pendidik, saya mengapresiasi pelaksanaan Operasi Damai Cartenz 2026 yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan positif seperti kunjungan sosial, patroli rutin di wilayah rawan, serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pendekatan ini menunjukkan bahwa kehadiran aparat tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat," ujarnya.

Sofyan juga menyatakan dukungannya terhadap upaya menjaga kondusivitas wilayah Papua yang dilakukan secara profesional dan terukur, termasuk melalui patroli dialogis dan komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan damai serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya. Mari kita bergandengan tangan untuk terus membangun dan memajukan pendidikan di Papua, khususnya bagi generasi muda di Timika, demi masa depan yang lebih baik," tambahnya. (Roe)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya