RS Polri Kramat Jati Buka Posko DVI Identifikasi Korban Tabrakan KRL di Bekasi Timur
JAKARTA, LELEMUKU.COM – Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, membuka posko Disaster Victim Identification (DVI) guna mendukung proses identifikasi korban kecelakaan antara Kereta CommuterLine dan kereta diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Keluarga korban diminta segera melapor ke posko tersebut.
Kepala Biro Kedokteran Polisi (Karo Dokpol) Pusdokkes Polri Brigjen Pol Dr Nyoman Eddy menjelaskan bahwa posko DVI disiapkan untuk mengumpulkan data ante mortem dari keluarga korban sebagai bagian dari proses identifikasi.
"Kami telah menyiapkan posko untuk keluarga korban. Di sana akan dilakukan pengumpulan data ante mortem guna kepentingan identifikasi," ujarnya di RS Polri Kramat Jati, Selasa (28/4/2026).
Data ante mortem yang dikumpulkan meliputi informasi medis, ciri-ciri fisik, hingga barang pribadi milik korban. Data tersebut kemudian akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan post mortem terhadap jenazah yang telah dievakuasi.
Hingga saat ini, sebanyak 10 kantong jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, namun seluruh korban belum dapat diidentifikasi karena proses pemeriksaan masih berlangsung.
"Seluruh kantong jenazah masih dalam tahap pemeriksaan. Identitas korban akan dipastikan melalui proses rekonsiliasi data," jelasnya.
Tim gabungan di lokasi kejadian masih melakukan penyisiran untuk memastikan jumlah korban secara akurat. Sementara itu, korban luka tidak dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, melainkan langsung dibawa ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi.
"Untuk korban luka, seluruhnya ditangani di rumah sakit sekitar Bekasi," tambah Nyoman.
Berdasarkan data terbaru PT Kereta Api Indonesia (Persero) hingga pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat insiden tersebut mencapai 14 orang. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebutkan sebanyak 84 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan di sekitar lokasi kejadian.
Polri memastikan proses identifikasi dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur yang berlaku. Hingga saat ini, belum ada jenazah yang diserahkan kepada keluarga karena masih menunggu selesainya proses identifikasi. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
.jpg)