Riski Adrian: Pengasuh Daycare Little Aresha Akui Diperintah Ketua Yayasan untuk Aniaya Anak
YOGYAKARTA, LELEMUKU.COM – Fakta baru terungkap dalam kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta. Sebanyak 11 pengasuh mengaku melakukan tindakan kekerasan terhadap anak-anak atas perintah langsung ketua yayasan. Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Riski Adrian saat jumpa pers, Senin (27/4/2026).
Riski menjelaskan bahwa tidak terdapat aturan tertulis dalam pengasuhan, namun para pengasuh mengaku menerima instruksi lisan untuk melakukan tindakan kekerasan tersebut.
"Para pengasuh menyampaikan bahwa tindakan itu diperintahkan langsung oleh ketua yayasan," ungkapnya.
Praktik kekerasan tersebut diduga telah berlangsung lama dan diwariskan secara turun-temurun oleh para senior yang lebih dahulu bekerja di tempat penitipan anak itu. Untuk memperkuat alat bukti, polisi telah melakukan visum terhadap tiga anak korban yang hasilnya menunjukkan adanya luka pada bagian pergelangan tangan akibat pengikatan.
Riski juga mengungkapkan bahwa tindakan kekerasan dilakukan sejak anak-anak tiba pada pagi hari. Anak-anak diduga dilepas pakaiannya, kemudian diikat dalam waktu tertentu dan hanya dilepas saat makan atau mandi.
"Ketua yayasan dan kepala sekolah disebut mengetahui bahkan menyaksikan langsung praktik tersebut," tegasnya.
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia menyampaikan bahwa total 13 tersangka telah ditetapkan, terdiri dari 11 pengasuh, satu ketua yayasan, dan satu kepala sekolah.
Motif sementara diduga karena faktor ekonomi, di mana pengelola ingin menampung banyak anak tanpa memperhatikan rasio pengasuh yang ideal. Dalam praktiknya, satu pengasuh menangani hingga tujuh hingga delapan anak, jauh di atas standar yang seharusnya.
Para tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak serta ketentuan dalam KUHP baru dengan ancaman hukuman hingga delapan tahun penjara. Penyidikan masih terus berlangsung dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka baru. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
.jpg)