Pantai Sauwayepa di Depapre Resmi Dibuka Kembali Usai Penyelesaian Sengketa Adat
SENTANI, LELEMUKU.COM – Aktivitas wisata di Pantai Sauwayepa, Kampung Doromena, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura kembali dibuka untuk umum setelah sebelumnya ditutup sementara akibat sengketa hak ulayat.
Pembukaan kembali objek wisata tersebut diputuskan melalui musyawarah Dewan Adat yang digelar pada Rabu (1/4/2026) di rumah pondofo keret Ovide–Nusa, yang mempertemukan tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pihak keluarga pemilik hak ulayat.
"Kami pemilik hak ulayat hari ini dengan resmi membuka sasi/palang Pantai Sawa kepada para pengunjung diperbolehkan dalam aktivitas pariwisata," bunyi putusan tersebut.
Kepala Kampung Yewena terpilih Daniel Saniel Ovide menyebutkan kalau berdasarkan hasil musyawarah menetapkan Pantai Sauwayepa kembali dibuka bagi pengunjung, sehingga aktivitas wisata dapat berjalan seperti biasa.
Meski demikian, terdapat titik lokasi tertentu yang masih dalam proses penyelesaian hukum sehingga belum diperbolehkan digunakan untuk aktivitas wisata hingga penanganan oleh pihak berwenang selesai dilakukan.
Ia menilai musyawarah merupakan solusi terbaik dalam menjaga keharmonisan masyarakat sekaligus mendorong perkembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut.
Ia menilai kesepakatan antara Suku Ovide dan Nusa merupakan langkah positif yang menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung kemajuan kampung, meskipun masih terdapat beberapa persoalan yang perlu diselesaikan lebih lanjut.
Menurutnya, pembukaan kembali objek wisata tersebut juga sejalan dengan perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor pariwisata sebagai peluang peningkatan ekonomi masyarakat.
Sebelumnya, aktivitas wisata di Pantai Sauwayepa sempat dihentikan sementara oleh keluarga pemilik hak ulayat, sebagaimana disampaikan salah satu warga Manu Serondanya melalui video yang beredar di media sosial. Penutupan dilakukan hingga persoalan internal dapat diselesaikan secara musyawarah.
Pantai Sauwayepa dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam di Distrik Depapre yang kerap dikunjungi masyarakat lokal maupun wisatawan karena panorama pantai dan suasana alamnya.
Ovide melanjutkan, dengan dibukanya kembali objek wisata ini pada Kamis (2/4/2026), masyarakat diharapkan dapat kembali berkunjung dengan tetap menghormati ketentuan adat yang berlaku serta menjaga ketertiban selama berada di lokasi wisata. (joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
