Mulai Jumat 1 Mei 2026, QRIS Bisa Dipakai di Seluruh Merchant China
BEIJING, LELEMUKU.COM – Bank Indonesia (BI) memastikan layanan pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mulai resmi beroperasi di China pada Jumat (1/5/2026). Peluncuran ini menandai rampungnya konektivitas sistem pembayaran lintas negara antara Indonesia dengan negara ekonomi terbesar di Asia Timur tersebut.
"Target kita tanggal 30 April launching, mudah-mudahan berjalan lancar dan masyarakat bisa langsung memakai QRIS di merchant China pada awal Mei," ujar Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta dalam keterangannya beberapa waktu lalu. Sebelumnya, BI bersama Bank Rakyat China (PBoC) telah menjalani tahapan uji coba (sandboxing) sejak September tahun lalu.
Dengan mekanisme interoperabilitas ini, wisatawan Indonesia di China dapat melakukan pembayaran di toko, restoran, atau layanan transportasi dengan memindai kode QR UnionPay International atau Alipay yang kini sudah disambungkan ke sistem QRIS. Di sisi lain, turis China pemilik dompet digital Alipay dan UnionPay juga bisa berbelanja di 45 juta merchant QRIS di Indonesia tanpa perlu menukar uang tunai.
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, menjelaskan bahwa uji coba kerja sama dengan China ini berjalan sangat positif dengan membukukan 1.640.000 transaksi dan nilai transaksi mencapai Rp556 miliar. Capaian ini dinilai mencerminkan kebutuhan solusi pembayaran lintas batas yang kian tinggi, terutama di tengah bertumbuhnya volume perjalanan wisatawan kedua negara.
Peluncuran QRIS di China merupakan puncak dari rencana BI untuk merampungkan konektivitas pembayaran dengan negara-negara "Asia Plus Three". Dengan bergabungnya China, maka jaringan QRIS kini secara resmi telah terhubung dengan Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok, melengkapi keberadaan sebelumnya di Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Bank Indonesia optimistis bahwa konektivitas dengan China serta negara Asia lainnya akan menekan biaya transaksi lintas negara sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Tanah Air. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri