Kemenkum Papua Sukses Gelar Festival Sagu Papua 2026
JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Kementerian Hukum (Kemenkum)Provinsi Papua sukses menggelar Festival Sagu Papua Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura pada Minggu, 26 April 2026.
Festival yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 50 UMKM dari berbagai kabupaten di Provinsi Papua.
Kepala Kemenkum Papua, Anthonius Ayorbaba, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Matius Fakhiri, Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen, serta seluruh pimpinan OPD yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut.
Ayorbaba menyebut festival ini membuktikan bahwa sinergi dan kolaborasi lintas lembaga mampu menghasilkan sesuatu yang positif bagi masyarakat, meski diselenggarakan di tengah kondisi efisiensi anggaran.
“Dengan sinergitas dan kolaborasi, bisa kita wujudkan bersama-sama. Festival ini membuktikan bahwa negara hadir untuk menolong masyarakat,” ujar dia pada Minggu, 26 April 2026.
Sejumlah sponsor utama turut mendukung penyelenggaraan festival ini, di antaranya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Bank Indonesia (BI) Papua, Bank Papua, Bank BNI, Bank BSI, serta sejumlah pelaku usaha dan hampir seluruh hotel di Jayapura yang memberikan voucer fasilitas hotel.
Selama tiga hari pelaksanaan sejak Jumat, 24 April 2026, seluruh stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dibuka secara gratis di lokasi strategis di tengah kota. Ayorbaba menyebut biaya penyelenggaraan festival tidak melebihi Rp150 juta berkat dukungan berbagai pihak.
Peserta UMKM hadir dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sorong Selatan, Merauke, Biak Numfor, Kepulauan Yapen, dan Mamberamo Raya.
Ia mengapresiasi peserta dari Merauke yang hadir dengan biaya sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah.
Ayorbaba menambahkan pihaknya siap mendukung penyelenggaraan Hari Sagu pada 21 Juni 2026 mendatang, jika ada pihak yang menggagas acara tersebut. Selanjutnya, pihaknya pun berencana melaporkan keberhasilan festival ini kepada Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas di Jakarta.
“Sagu menyatukan kita, sekalipun Provinsi Papua sudah terpisah menjadi enam provinsi,” ujarnya.
Asisten I Setda Provinsi Papua, Yohanes Walilo menyampaikan terima kasih kepada Kemenkum Papua atas inisiatif penyelenggaraan festival tersebut.
“Harapan kami festival ini bukan hanya satu kali dalam setahun. Kalau boleh, di event-event lain kita tetap lakukan karena yang paling utama adalah menghadirkan UMKM supaya mereka mengembangkan usaha khususnya pengembangan sagu ini,” sebut dia.
Walilo juga menegaskan pentingnya pelestarian lahan sagu Papua yang dinilai sebagai kekayaan strategis daerah.
“Kami mendorong agar lahan sagu tidak dialihfungsikan untuk keperluan lain, mengingat Papua memiliki wilayah sagu terluas, khususnya di Sorong Selatan,” harap dia. (Laura)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
