Kapolda Sebut Petugas Gabungan Potong Badan Gerbong Selamatkan 7 Korban Terjepit

Kapolda Sebut Petugas Gabungan Potong Badan Gerbong Selamatkan 7 Korban Terjepit

BEKASI, LELEMUKU.COM – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, mengungkapkan bahwa petugas gabungan tengah berjuang melakukan aksi penyelamatan ekstrem dengan memotong badan gerbong kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/4/2026) malam. Langkah ini diambil guna mengevakuasi tujuh orang penumpang yang terjepit akibat tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL TM 6024.

Irjen Pol Asep Edi Suheri yang memantau langsung di lokasi menjelaskan bahwa evakuasi berlangsung dramatis karena posisi korban yang terhimpit material besi. Seluruh korban yang masih terjepit tersebut dilaporkan adalah wanita, mengingat benturan keras mengenai gerbong khusus wanita yang berada di rangkaian belakang KRL.

"Fokus utama kami adalah penanganan korban. Saat ini sedang dilakukan pemotongan badan gerbong. Tadi kita lihat ada sekitar 6 hingga 7 orang yang terjepit, sementara semuanya adalah wanita karena gerbong wanita yang ditabrak," ujar Kapolda Metro Jaya saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Hingga Selasa (28/4/2026) dini hari, data sementara menunjukkan tiga orang meninggal dunia, sementara 29 orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke RSUD Kota Bekasi serta RSU Bantar Gebang. Korban mayoritas mengalami luka di bagian kepala akibat benturan dan pecahan kaca.

Kecelakaan tragis ini dipicu oleh insiden awal di perlintasan sebidang JPL 85, di mana sebuah taksi dilaporkan tertemper kereta sehingga menyebabkan KRL berhenti di lintas Bekasi Timur. Nahas, KA 4 Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang tidak dapat menghindari tabrakan dan menghantam rangkaian KRL tersebut pada pukul 20.50 WIB.

Petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, Damkar, BPBD, hingga relawan ambulans dikerahkan secara masif ke lokasi kejadian. Pengamanan ketat dilakukan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan ruang gerak tim evakuasi tetap steril.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, turut menyampaikan keprihatinannya dan meminta seluruh pihak bekerja sama secara maksimal. “Kita doakan agar proses evakuasi berjalan dengan cepat, semua pihak bekerja dengan kompak di lokasi,” tuturnya.

Sementara itu, VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak rumah sakit untuk pendataan jumlah tepat penumpang serta penanganan keluarga korban. Operasional Commuter Line lintas Bekasi-Cikarang hingga saat ini masih terganggu dan hanya dilayani sampai Stasiun Bekasi. (Joe)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya