Bupati Puncak Elvis Tabuni Jenguk Korban dan Serahkan Bantuan di Distrik Kembru

MULIA, LELEMUKU.COM – Suasana haru menyelimuti RSUD Mulia saat Bupati Puncak, Elvis Tabuni, menjenguk dua anak korban selamat dari konflik bersenjata di Distrik Kembru, Kamis (23/4/2026). Didampingi Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, Kapolres Puncak, Dandim Puncak, serta Wakil Bupati Puncak Jaya Mus Kogoya, rombongan memastikan kondisi para korban.  

Dalam kunjungan tersebut, Elvis Tabuni tak kuasa menahan air mata saat melihat kondisi balita dan anak-anak yang menjadi korban. Ia mendoakan kesembuhan keduanya dan memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta untuk masing-masing anak.  

Usai dari rumah sakit, rombongan menuju halaman Kantor Distrik Muara di Kampung Dondobaga, Kabupaten Puncak Jaya, menyerahkan bantuan logistik dan santunan duka kepada pengungsi. 

Pemerintah Kabupaten Puncak memberikan santunan Rp50 juta bagi setiap keluarga dari sembilan korban meninggal dunia. Dua di antaranya yang sedang hamil mendapat tambahan Rp25 juta. Bantuan logistik berupa 20 ton beras, minyak goreng, dan sembako juga disalurkan.  

“Tim yang saya percayakan, baik Sekda maupun tim lapangan PMI Puncak, sudah bekerja menyelesaikan pendataan. Hari ini saya turun langsung sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan,” ujar Elvis Tabuni dengan suara bergetar. 

Ia menegaskan telah menetapkan status tanggap darurat sejak 16 hingga 29 April 2026.  

Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni, menyatakan DPRK akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk investigasi terbuka. 

“Kami juga berharap ada tim investigasi independen yang masuk ke Kembru untuk mengusut tuntas keterlibatan pihak-pihak terkait. Ini penting agar masyarakat puas dengan kinerja pemerintah, baik di daerah maupun pusat,” tegasnya.  

Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, menambahkan pihaknya telah mengerahkan relawan, dana, dan bahan makanan untuk mendukung korban mengingat kedekatan geografis wilayah.  

Mewakili keluarga korban, Yonius Telenggen menyampaikan terima kasih atas kepedulian pemerintah. 

“Di kampung kami tidak ada senjata. Kami ingin hidup damai dan kembali berkebun tanpa rasa takut. Kami minta jangan ada lagi pos-pos keamanan di kampung kami agar tidak ada konflik lagi,” ujarnya.  

Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan, bantuan, dan dukungan bagi warga terdampak konflik di Distrik Kembru. (Joe)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya