Bea Cukai Nigeria Musnahkan Ratusan Kontainer Obat Ilegal dan Kedaluwarsa
LAGOS, LELEMUKU.COM – Layanan Bea Cukai Nigeria (NCS) bekerja sama dengan Kantor Penasihat Keamanan Nasional dan badan pengatur lainnya mengintensifkan upaya pembersihan negara dari obat-obatan kedaluwarsa dan ilegal melalui pemusnahan skala besar pada Jumat (22/3/2025).
Kegiatan yang berlangsung di tempat pembuangan sampah Epe ini bertujuan untuk mencegah masuknya zat berbahaya yang dapat mengancam kesehatan masyarakat dan memicu peningkatan angka kriminalitas di negara tersebut.
Asisten Pengawas Bea Cukai Oluwaseun Oguntuase menyatakan bahwa penindakan tegas ini merupakan bagian dari tanggung jawab layanan dalam menyita barang-barang yang tidak layak konsumsi. Ia menekankan bahwa obat-obatan yang telah melewati masa berlaku dilarang keras beredar di Nigeria.
“Banyak dari obat-obatan ini sudah kedaluwarsa, dan obat-obatan kedaluwarsa tidak boleh dibiarkan masuk ke negara ini. Itulah sebabnya barang-barang tersebut disita,” ujar Oluwaseun Oguntuase.
Ia juga memuji Pengawas Umum Bea Cukai Adewale Adeniyi atas penguatan operasi penegakan hukum yang berhasil mencegat lebih dari 200 kontainer barang selundupan. Keberhasilan ini disebut memberikan keuntungan signifikan bagi pemerintah dalam melawan jaringan penyelundup.
Perwakilan dari Penasihat Keamanan Nasional Ibrahim Suleiman menjelaskan bahwa komite lintas instansi yang terdiri dari Bea Cukai, NDLEA, dan NAFDAC telah dibentuk untuk memastikan pembuangan limbah medis tersebut dilakukan dengan aman.
“Penasihat Keamanan Nasional sangat prihatin karena obat-obatan ini merupakan katalis bagi banyak kejahatan dan masalah sosial lainnya. Barang-barang ini tidak boleh tetap berada di pelabuhan atau tempat penyitaan, mereka harus dimusnahkan,” tegas Ibrahim Suleiman.
Pemusnahan tahap pertama ini mencakup hasil sitaan dari Pelabuhan Apapa, Pelabuhan Pulau Tincan, FOU, dan Pelabuhan Lekki. Selain di Lagos, operasi serupa juga telah dilaksanakan di Port Harcourt sebagai bagian dari komitmen nasional memberantas perdagangan obat ilegal.
Sementara itu, Deputi Komandan NDLEA Solomon Omotosho mengonfirmasi bahwa sejumlah individu yang terkait dengan kepemilikan obat-obatan tersebut sudah mulai menghadapi proses penuntutan di pengadilan.
Pemerintah Nigeria mengeluarkan peringatan keras kepada para importir obat-obatan terlarang dan farmasi ilegal untuk segera menghentikan aktivitasnya atau menghadapi konsekuensi hukum yang berat sesuai aturan impor yang berlaku. (Joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri