Atenius Murip Ajak Refleksi di HUT 72 Tahun Injil Baliem

Atenius Murip Ajak Refleksi di HUT 72 Tahun Injil Baliem

WAMENA, LELEMUKU.COM – Peringatan 72 tahun masuknya Injil di Lembah Baliem dipusatkan dalam ibadah syukur di Stadion Pendidikan Itlay Ikian, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Senin (20/4/2026).

Ibadah yang dihadiri ribuan umat Kristen dari berbagai denominasi gereja tersebut dipimpin Pendeta Elisabeth Philip dengan pembacaan firman dari Kitab Amsal 19:16.

Selain ibadah, rangkaian kegiatan juga diisi dengan puji-pujian yang dibawakan secara bergantian oleh perwakilan dari 17 denominasi gereja di Jayawijaya.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip dalam sambutannya menyampaikan tiga hal penting yang perlu dilakukan umat Kristen di Lembah Baliem, yakni refleksi, introspeksi, dan komitmen.

“Ada tiga harapan dalam perayaan ini yaitu berefleksi, introspeksi diri, dan membuat komitmen hidup baru. Kita wajib merefleksi perjuangan para misionaris dan orang tua kita dalam memberitakan Injil Kristus,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa para misionaris telah berjuang di tengah kondisi geografis yang sulit serta keterbatasan pengetahuan masyarakat saat itu demi menyampaikan kabar Injil.

Selanjutnya, ia mengajak umat untuk mengintrospeksi diri apakah kehidupan sehari-hari telah sesuai dengan nilai-nilai Injil sesuai kapasitas masing-masing.

“Membuat komitmen untuk hidup baru seturut firman Tuhan. Kita sudah 72 tahun menerima Injil Kristus, ini waktu yang sangat lama,” katanya.

Tema peringatan tahun ini adalah “Injil Membawa Keselamatan dan Mempersatukan Kita” yang diambil dari Efesus 2:13-17.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjauhi berbagai tindakan negatif seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, perjudian, dan praktik sosial lainnya yang merugikan.

Ia menekankan pentingnya menjaga generasi muda Papua serta memelihara kehidupan sosial dan lingkungan secara bersama.

Sejarah mencatat, ajaran Kristen pertama kali dibawa oleh misionaris Dr Miron Bromley bersama tim ke Lembah Baliem pada 20 April 1954 di Kampung Minimo.

Tanggal 20 April kini telah ditetapkan sebagai hari libur fakultatif di Provinsi Papua Pegunungan sebagai Hari Pekabaran Injil di Lembah Baliem Jayawijaya.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas iman, serta membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik di Papua Pegunungan. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya