Aparat Gabungan Tinjau Longsor di Onggobalo, Dorong Percepatan Pemulihan Akses Trans Tiga Kabupaten
JAYAWIJAYA, LELEMUKU.COM – Aparat gabungan TNI-Polri bersama pemerintah distrik melaksanakan pemantauan lokasi longsor di Kampung Onggobalo, Sabtu (26/4/2026), guna memastikan situasi keamanan serta kelancaran akses transportasi pascabencana.
Longsor tersebut berdampak pada jalur trans yang menghubungkan tiga kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, yakni Tolikara, Mamberamo Tengah, dan Jayawijaya. Jalur ini diketahui memiliki peran strategis sebagai akses utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.
Kegiatan pemantauan dihadiri Kepala Distrik Bokondini Yoram Meki Baminggen, Kapolsek Bokondini IPTU R. Sekenyap, Wadanki Brimob Jayawijaya IPTU F. Metanila, Kanit Intel Polsek Bokondini AIPDA Robinson Imsula, serta personel gabungan dari Polsek, Brimob, dan Koramil Bokondini.
Sebelum menuju lokasi, rombongan terlebih dahulu singgah di Mapolsek Kelila dan disambut Kapolsek Kelila IPTU A. Boikaway, S.H bersama personel. Selanjutnya dilaksanakan apel gabungan yang melibatkan unsur Koramil Kelila, Satgas 521 Pamrawan, serta aparat pemerintah setempat.
Dalam arahannya, IPTU A. Boikaway menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi jalan yang tertimbun longsor sekaligus berkoordinasi dengan masyarakat agar proses perbaikan dapat berjalan cepat dan tanpa hambatan.
Sekitar pukul 11.30 WIT, personel gabungan tiba di lokasi dengan berjalan kaki melewati area terdampak. Di lokasi, aparat berdialog dengan warga serta Ketua LMA Tagime, Tiben Jikwa, guna memastikan dukungan masyarakat terhadap proses penanganan.
Dalam peninjauan tersebut, aparat juga menerima informasi adanya oknum yang diduga mencoba menghambat proses pembersihan dengan meminta imbalan. Menanggapi hal itu, Kapolsek Kelila memberikan imbauan secara persuasif agar masyarakat tidak mengganggu proses perbaikan dan mendukung pembukaan akses jalan.
Hal senada disampaikan Kapolsek Bokondini IPTU R. Sekenyap yang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran proses perbaikan, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital bagi tiga wilayah.
Berdasarkan keterangan warga, pembersihan longsor direncanakan dimulai pada Senin (27/4/2026) dengan menggunakan alat berat.
Sementara itu, Ketua LMA Tagime, Tiben Jikwa, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses perbaikan serta membantu menjaga keamanan selama pengerjaan berlangsung.
Setelah kegiatan peninjauan, personel gabungan kembali ke Polsek Kelila sebelum melanjutkan perjalanan ke Mako Polsek Bokondini. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penanganan dampak longsor serta memulihkan akses transportasi pada jalur trans Tolikara–Mamberamo Tengah–Jayawijaya demi kelancaran aktivitas masyarakat. (Roe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
