Serangan Rudal Iran Sasar Aset Amerika di Doha, Pemerintah Qatar Naikkan Tingkat Ancaman Keamanan
DOHA, LELEMUKU.COM - Ledakan terdengar di Doha, Qatar, pada pukul 18.27 waktu setempat pada 7 Maret 2026 akibat serangan rudal yang diduga diluncurkan oleh Iran menargetkan aset milik Amerika Serikat di wilayah tersebut.
Kementerian Dalam Negeri Qatar segera mengirimkan peringatan melalui pesan singkat ke ponsel warga yang menyatakan bahwa tingkat ancaman keamanan telah dinaikkan dan meminta penduduk untuk tetap berada di dalam ruangan. Pihak berwenang Qatar belum memberikan rincian resmi mengenai sasaran tepat, jumlah korban, atau kerusakan yang ditimbulkan hingga berita ini disusun.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran akan merespons setiap serangan yang diluncurkan dari pangkalan Amerika di Timur Tengah.
Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan menargetkan negara-negara kawasan yang tidak bekerja sama dalam serangan Amerika terhadap Iran. Ia menambahkan bahwa Iran tidak akan pernah tunduk pada paksaan.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui unggahan di Truth Social mengklaim bahwa Iran telah meminta maaf dan menyerah kepada tetangganya. Trump mengaitkan hal tersebut dengan tekanan militer Amerika dan Israel serta memperingatkan bahwa Iran akan dihantam sangat keras jika tidak mematuhi.
Pada Sabtu pagi, Presiden Pezeshkian dalam pernyataan televisi meminta maaf kepada negara-negara tetangga atas serangan yang dilakukan Iran dalam beberapa hari terakhir. Ia menyatakan bahwa Iran tidak akan menargetkan negara-negara tersebut kecuali jika diserang dari wilayah mereka.
Serangan ini terjadi di tengah ketegangan tinggi di kawasan Teluk Persia setelah serangkaian insiden militer dan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat sejak akhir 2025.
Qatar, sebagai tuan rumah pangkalan udara Al Udeid yang menjadi pusat operasi militer Amerika di kawasan, sering menjadi sasaran ketegangan tersebut.
Pemerintah Qatar belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai korban atau kerusakan. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Doha juga belum memberikan konfirmasi mengenai dampak terhadap personel atau aset Amerika.(evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri