Israel Selidiki Kegagalan Sistem Pertahanan Udara Saat Rudal Balistik Iran Hantam Dimona

Israel Selidiki Kegagalan Sistem Pertahanan Udara Saat Rudal Balistik Iran Hantam Dimona

TEL AVIV, LELEMUKU.COM – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kegagalan sistem pertahanan udara dalam mencegah rudal balistik Iran yang berhasil menghantam kawasan Dimona, Kamis (20/3/2026).

Menurut pernyataan resmi IDF, rudal tersebut berhasil menembus pertahanan udara Israel meskipun interseptor telah dikerahkan. Akibat serangan itu, puluhan orang mengalami luka-luka dan terjadi kerusakan berat di lokasi yang menjadi sasaran.

“Interseptor telah dikerahkan tetapi tidak berhasil mencegat rudal tersebut,” tambah pernyataan militer Israel.

Dimona merupakan lokasi strategis yang dikenal sebagai pusat penelitian nuklir Israel, meskipun pemerintah Israel tidak pernah mengonfirmasi secara resmi. Serangan ini menjadi salah satu insiden paling serius dalam eskalasi konflik antara Israel dan Iran, setelah sebelumnya terjadi serangkaian serangan rudal dan drone lintas batas.

IDF menegaskan bahwa penyelidikan akan mencakup analisis lengkap terhadap sistem pertahanan udara multilayer seperti Arrow, David’s Sling, dan Iron Dome untuk mengetahui penyebab kegagalan intersepsi. Faktor-faktor yang sedang diselidiki meliputi kemungkinan kecepatan dan trajektori rudal Iran yang melebihi perkiraan, potensi penggunaan teknologi penetrasi pertahanan, serta kemungkinan kesalahan deteksi atau koordinasi antar lapisan pertahanan.

Serangan ini terjadi di tengah ketegangan ekstrem di kawasan Timur Tengah yang semakin memanas, termasuk klaim IRGC menembak jatuh jet tempur F-16 Israel di wilayah tengah Iran dan laporan peluncuran dua rudal balistik jarak menengah Iran ke pangkalan AS-Inggris di Diego Garcia.

Korban luka-luka akibat serangan di Dimona dilaporkan mencapai puluhan orang, dengan sebagian besar merupakan personel militer dan warga sipil di sekitar fasilitas. Kerusakan material dinilai signifikan, meskipun IDF tidak merinci dampak terhadap infrastruktur sensitif di kawasan tersebut.

Pemerintah Israel menyatakan akan memberikan respons tegas terhadap serangan ini, sementara Iran melalui IRGC mengklaim serangan tersebut sebagai bagian dari pertahanan diri atas agresi sebelumnya. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya