Iran Klaim Luncurkan Dua Rudal Balistik Jarak Menengah ke Pangkalan AS-Inggris di Diego Garcia

Iran Klaim Luncurkan Dua Rudal Balistik Jarak Menengah ke Pangkalan AS-Inggris di Diego Garcia

TEHERAN, LELEMUKU.COM – Iran dilaporkan meluncurkan dua rudal balistik jarak menengah ke arah pangkalan militer bersama Amerika Serikat dan Inggris di Diego Garcia, Samudra Hindia, Jumat (21/3/2026).

Menurut informasi awal yang beredar dari berbagai sumber intelijen dan militer regional, satu rudal mengalami kegagalan di tengah penerbangan, sementara rudal kedua dicegat oleh rudal pencegat SM-3 milik Angkatan Laut AS yang diluncurkan dari kapal perang di sekitar wilayah tersebut. Belum ada konfirmasi resmi apakah intersepsi tersebut berhasil sepenuhnya atau tidak.

Hingga saat ini tidak ada laporan mengenai dampak atau kerusakan di pangkalan Diego Garcia. Lokasi peluncuran rudal diperkirakan dari wilayah Iran, dengan jarak tempuh sekitar 4.000 kilometer, yang jika benar akan menunjukkan bahwa kemampuan jangkauan rudal balistik Iran melebihi batas yang selama ini diklaim secara publik oleh Teheran.

Insiden ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan tinggi antara Iran dengan Amerika Serikat dan sekutunya, menyusul serangkaian serangan lintas batas di kawasan Timur Tengah, termasuk klaim IRGC menembak jatuh jet tempur F-16 Israel serta temuan kapal tanpa awak militer AS di perairan Turki.

Belum ada pernyataan resmi dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) atau pemerintah Teheran yang mengonfirmasi peluncuran rudal tersebut. Sementara itu, Pentagon dan Kementerian Pertahanan Inggris juga belum memberikan tanggapan langsung atas laporan ini.

Pangkalan Diego Garcia merupakan fasilitas strategis penting bagi operasi militer AS dan Inggris di Samudra Hindia, sering digunakan sebagai basis logistik, pengintaian, dan peluncuran pesawat tempur serta kapal selam nuklir. Keberadaan rudal balistik jarak menengah Iran yang mampu mencapai lokasi tersebut akan menjadi perkembangan signifikan dalam kapabilitas militer Teheran dan potensi ancaman terhadap aset-aset Barat di kawasan Indo-Pasifik.

Komunitas intelijen internasional serta badan-badan pemantau senjata sedang memverifikasi laporan ini melalui data satelit, radar, dan sumber intelijen lainnya. Jika terbukti benar, insiden ini dapat memicu respons militer lebih lanjut dari Amerika Serikat dan sekutunya, serta memperburuk stabilitas kawasan. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya