Azerbaijan Gagalkan Rencana Serangan Teror Militer Iran di Baku

Azerbaijan Gagalkan Rencana Serangan Teror Militer Iran di Baku

BAKU, LELEMUKU.COM - Layanan Keamanan Negara Azerbaijan (State Security Service/SSB) mengumumkan telah menggagalkan rencana serangan teroris yang diduga direncanakan oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di ibu kota Baku. Beberapa tersangka ditangkap dan tiga alat peledak berhasil disita.

Menurut pernyataan resmi SSB pada 7 Maret 2026, kelompok tersebut berencana meledakkan pipa minyak Baku-Tbilisi-Ceyhan (BTC), menyerang Kedutaan Besar Israel di Baku, serta menargetkan lokasi-lokasi komunitas Yahudi di kota tersebut. 

Pipa BTC merupakan jalur strategis yang mengangkut minyak dari Laut Kaspia ke pasar internasional melalui Turki, dan menjadi salah satu infrastruktur energi paling penting di kawasan.

Penangkapan ini dilakukan setelah penyelidikan panjang terhadap jaringan kriminal yang terkait dengan Iran. Tersangka diduga bagian dari sel tidur yang mendapat arahan dan dukungan logistik dari luar negeri. Ketiga alat peledak yang disita diyakini siap digunakan untuk serangan simultan.

Pengumuman ini muncul di tengah ketegangan tinggi antara Azerbaijan dan Iran. Baru-baru ini Azerbaijan menuduh Iran melakukan serangan drone di wilayahnya, dan Baku menyatakan akan membalas. 

Hubungan kedua negara memburuk sejak Azerbaijan memulihkan kendali penuh atas Nagorno-Karabakh pada 2023, yang diikuti tuduhan Iran mendukung kelompok separatis Armenia dan melakukan aktivitas mata-mata di wilayah Azerbaijan.

Kementerian Luar Negeri Azerbaijan mengecam keras dugaan keterlibatan IRGC dan menyebutnya sebagai bagian dari pola agresif Iran di kawasan. Sementara itu, Teheran belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan tersebut hingga berita ini disusun.

Insiden ini semakin menjauhkan Azerbaijan dari Iran dan memperkuat hubungan Baku dengan Israel serta negara-negara Barat. Azerbaijan merupakan salah satu mitra energi penting Israel dan telah memperdalam kerja sama keamanan serta intelijen dengan Tel Aviv dalam beberapa tahun terakhir.

Pihak berwenang Azerbaijan menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap jaringan lebih luas dan kemungkinan keterlibatan aktor asing lainnya. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan aktivitas mencurigakan.(evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya