Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Perairan Kota Kinabalu, Getaran Terasa 10 Detik di Sabah dan Sarawak

Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Perairan Kota Kinabalu, Getaran Terasa 10 Detik di Sabah dan Sarawak

KINABALU, LELEMUKU.COM - Penduduk Pantai Barat Sabah dikejutkan gegaran kuat selama kira-kira 10 detik akibat gempa bumi magnitudo 6,8 yang terjadi di perairan Kota Kinabalu, Malaysia pada Minggu 28 Februari 2026 sekitar pukul 00.57 waktu setempat.

Badan Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) menyatakan pusat gempa berada pada koordinat 7.0 derajat Utara dan 116.4 derajat Timur, sekitar 49 kilometer ara barat Kudat dengan kedalaman 678 kilometer. 

Gempa dirasakan warga di Kota Kinabalu, Penampang, dan beberapa daerah lain di Pantai Barat Sabah, serta beberapa kawasan di Sarawak.

Di Kepayan, seorang penduduk bernama Petrus Bius mengatakan ia sedang beristirahat ketika rumahnya tiba-tiba bergetar. “Saya merasa guncangan selama 10 detik seperti itu. Memang jelas terasa. Anak saya yang sedang belajar langsung memberitahu bahwa jendela kamarnya bergetar, sementara medal-medal yang tergantung juga bergoyang dan berbunyi,” katanya saat dihubungi. 

Sementara itu di Sandakan, Azlan Adlan menyadari kejadian tersebut saat sedang berbaring di sofa. 

“Tiba-tiba terasa seperti digoyang, medal-medal pun berbunyi. Saya langsung bangun dan memeriksa, memang ada guncangan,” ujarnya. 

Di Kawasan Projek Perumahan Rakyat (PPR) Taman Sri Serigai, Putatan, sebagian besar penghuni yang merasakan guncangan langsung keluar dari rumah dan berkumpul di dewan serbaguna sebagai langkah berjaga-jaga. 

Bahkan, ada yang memilih meninggalkan kawasan dengan menaiki kendaraan bersama keluarga demi memastikan keselamatan.

Badan SAR Malaysia (JBPM) Sabah menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan gawat darurat terkait gempa tersebut. 

Namun, pemantauan terus dilakukan oleh petugas di sekitar perairan Kota Kinabalu untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

“Anggota dari Balai Bomba dan Penyelamat (BBP) Kota Kinabalu juga melakukan patroli di kawasan tepi laut dekat Sabah International Convention Centre (SICC) menyusul gempa bumi yang terjadi pagi ini,” kata pihak JBPM. 

MetMalaysia menegaskan tidak ada ancaman tsunami yang dikeluarkan. Masyarakat Malaysai diimbau tetap tenang dan mendapatkan informasi sah melalui saluran resmi pemerintah, termasuk laman web mygempa.met.gov.my. 

Wilayah Sabah termasuk zona rawan gempa karena letaknya di pertemuan lempeng tektonik. (evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya