Wamendagri Tantang Publik Buktikan Gubernur Kaltim Nonton F1 di Singapura
JAKARTA, LELEMUKU.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mempersilakan masyarakat melaporkan jika memiliki bukti terkait dugaan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menonton balapan Formula 1 (F1) di Singapura. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mempelajari laporan tersebut.
"Kalau memang ada buktinya silakan sampaikan ke kami. Karena kami ingin seluruh kepala daerah sekarang memahami suasana kebatinan warga yang terdampak bencana," kata Bima di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Ia menegaskan bahwa kementerian tidak memantau kegiatan di luar permohonan resmi. "Wah, kami kurang monitor untuk urusan itu. Ya kalau ada buktinya tentu akan ada pertimbangan lebih lanjut lagi, ya. Kalau memang betul, ya. Karena izinnya hanya untuk kesehatan," ujarnya.
Bima menjelaskan bahwa Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah memberikan izin perjalanan kepada Rudy ke Singapura murni untuk keperluan pemeriksaan kesehatan. "Pak Gubernur Kaltim sudah menyampaikan permohonan izin kepada Pak Mendagri. Ya, karena memang beliau menyampaikan perlu cek kesehatan, ya Pak Mendagri sudah izinkan sebetulnya," jelasnya.
Izin tersebut, kata Bima, disertai catatan agar Rudy tidak berada terlalu lama di luar negeri dan tetap mengoordinasikan penanganan bencana. "Catatan-catatannya, tidak terlalu lama, kemudian juga mengoordinasikan penanganan bencana segera. Kami minta juga Pak Gubernur untuk langsung kembali bertugas, ya. Konsentrasi pada penanganan bencana," tegas Bima.
Polemik ini bermula dari beredarnya foto Rudy Mas'ud yang sedang sarapan bersama istri dan anaknya di sebuah hotel di kawasan Marina Bay, Singapura. Foto tersebut diunggah oleh akun Threads @zumaahmd pada Senin (12/10/2026). Unggahan itu memicu kritik warganet karena bersamaan dengan karhutla yang melanda Kalimantan Timur.
Pemerintah Provinsi Kaltim sebelumnya menjelaskan bahwa Rudy berada di Singapura untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Rumah Sakit Mount Elizabeth pada Sabtu (10/10/2026). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Ririn Sari Dewi, menegaskan perjalanan tersebut telah memperoleh persetujuan lisan dari Mendagri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi yang masuk ke Kemendagri terkait dugaan aktivitas Rudy di luar keperluan medis selama berada di Singapura. (Evu)