Mandi Malam dan Risiko Rematik: Fakta atau Mitos

📅 27 September 2026
✍️ Oleh: Redaksi Lelemuku.com  ·  📰 Lelemuku.com
Mandi Malam dan Risiko Rematik: Fakta atau Mitos

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Masyarakat sering menanyakan apakah mandi di malam hari dapat memicu rematik, Senin (9/3/2026) di kota Jayapura, karena kepercayaan tradisional yang masih kuat.

Mandi pada malam hari memang sering dikaitkan dengan munculnya nyeri sendi atau rematik di kalangan masyarakat Papua.

Namun, menurut pakar reumatologi, tidak ada bukti ilmiah yang mengaitkan suhu air atau waktu mandi dengan peradangan sendi.

Studi yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih pada tahun dua ribu dua puluh lima menemukan bahwa faktor utama rematik adalah predisposisi genetik dan faktor lingkungan seperti kelembapan tinggi.

Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Kesehatan menegaskan pentingnya edukasi kesehatan untuk menghilangkan mitos tersebut.

Menurut keterangan resmi Dinas Kesehatan, warga disarankan menjaga kebersihan tubuh tanpa harus menghindari mandi malam, asalkan suhu ruangan tidak terlalu dingin.

Petugas kesehatan menambahkan bahwa pencegahan rematik lebih efektif melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan pemeriksaan rutin.

Sebagai langkah lanjutan, Dinas Kesehatan akan mengadakan seminar kesehatan di beberapa kelurahan pada bulan depan.

Masyarakat diimbau untuk mengandalkan informasi dari sumber terpercaya.

(Evu)