Digitalisasi Pembayaran Papua Terus Meluas
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Bank Indonesia menyatakan bahwa digitalisasi pembayaran di Papua terus meluas, Senin (9/3/2026), sebagai upaya mempercepat inklusi keuangan di wilayah tersebut.
Bank Indonesia melaporkan peningkatan signifikan penggunaan layanan pembayaran digital, termasuk e‑money, QRIS, dan aplikasi perbankan seluler, di berbagai kota dan daerah terpencil Papua.
Penggunaan metode non‑tunai kini mencakup pedagang pasar tradisional, warung, serta usaha mikro, sehingga mempermudah transaksi bagi masyarakat yang sebelumnya mengandalkan uang tunai.
Untuk memperkuat tren ini, Bank Indonesia bersama otoritas daerah menjadwalkan serangkaian pelatihan bagi pedagang dan penyedia layanan keuangan pada bulan depan.
Selain itu, pihak bank berencana menambah jaringan titik layanan digital di wilayah yang masih minim akses internet, guna memastikan layanan dapat dijangkau secara merata.
Menurut keterangan resmi dari pejabat Bank Indonesia, langkah ini diharapkan dapat menurunkan biaya transaksi dan meningkatkan keamanan pembayaran bagi konsumen.
Pejabat tersebut juga menambahkan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk memperluas infrastruktur digital, termasuk penyediaan jaringan seluler 4G dan 5G.
Secara nasional, program digitalisasi pembayaran merupakan bagian dari strategi inklusi keuangan yang lebih luas, yang bertujuan mengintegrasikan seluruh lapisan masyarakat ke dalam sistem keuangan formal.
(Evu)