Ratusan Mahasiswa UGM Gelar Aksi di Simpang Gramedia Yogya, Ricuh Terjadi Berkali-kali

📅 1 September 2026
✍️ Oleh: noreply@blogger.com (Unknown)  ·  📰 Lelemuku.com
<div><div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEglIbCbbjJK98LJRf4ezeTG240HZkQBOUo3B_dENKNV7CVLgs-EZE7uhyftMfRfhBvofPSyX9T4GifXWGfPklBZUmqMTebWT1QupFwaPneYCcRjc8_mCtPXwmVc0-SZ5cWfA4iCcc0qTK6ELUkSs9-8Ny0IGz3EQ_7EDWbix34aFaWHsBKzW_tJY9vsgVs" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img alt="Ratusan Mahasiswa UGM Gelar Aksi di Simpang Gramedia Yogya, Ricuh Terjadi Berkali-kali" data-original-height="880" data-original-width="1024" height="551" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEglIbCbbjJK98LJRf4ezeTG240HZkQBOUo3B_dENKNV7CVLgs-EZE7uhyftMfRfhBvofPSyX9T4GifXWGfPklBZUmqMTebWT1QupFwaPneYCcRjc8_mCtPXwmVc0-SZ5cWfA4iCcc0qTK6ELUkSs9-8Ny0IGz3EQ_7EDWbix34aFaWHsBKzW_tJY9vsgVs=w640-h551" title="Ratusan Mahasiswa UGM Gelar Aksi di Simpang Gramedia Yogya, Ricuh Terjadi Berkali-kali" width="640" /></a></div><br />YOGYAKARTA, LELEMUKU.COM – Ratusan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil menggelar aksi demonstrasi di simpang empat Gramedia, Jalan Jenderal Sudirman, Yogyakarta, Selasa (1/9/2026) petang hingga malam.</div><div><br /></div><div>Aksi yang berlangsung sekitar 6,5 jam tersebut diwarnai beberapa kali kericuhan antara massa aksi dengan sekelompok orang yang mengaku warga. Massa aksi yang merupakan gabungan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil ini menyuarakan dua tuntutan utama, yaitu menurunkan rezim dan menarik mundur kolonialisme Indonesia dari wilayah periferi jajahannya.</div><div><br /></div><div>Aksi dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Massa berkumpul terlebih dahulu di Wisma Kagama UGM sebelum bergerak menuju lokasi utama aksi di simpang empat Gramedia. Sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi aksi ditutup total, menyebabkan kemacetan dan kelumpuhan arus lalu lintas.</div><div><br /></div><div>Kericuhan pertama terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, ketika sekelompok massa lain mendekati para mahasiswa dan terjadi dorong-dorongan. Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Ari Setyawan Wibowo, turun tangan menengahi dan mengimbau agar kedua pihak tidak terprovokasi.</div><div><br /></div><div>Situasi kembali memanas sekitar pukul 20.41 WIB ketika sekelompok orang yang mengaku sebagai warga mendatangi massa aksi dan meminta agar aksi dibubarkan. Mereka mengeluhkan aktivitas ekonomi yang terganggu akibat penutupan jalan. Dialog antara kedua kelompok berlangsung alot, diselingi saling lontar umpatan.</div><div><br /></div><div>Polisi berulang kali melerai kedua pihak. Kericuhan kembali pecah sekitar pukul 22.00 WIB ketika pihak warga menyerang massa mahasiswa. Personel Dalmas pun diterjunkan untuk meredam ketegangan. Sejumlah mahasiswa peserta aksi dilaporkan membutuhkan bantuan medis usai bentrok.</div><div><br /></div><div>Setelah melalui proses negosiasi, kedua pihak akhirnya sepakat membubarkan diri sekitar pukul 22.15 WIB. Massa aksi mundur ke arah utara menuju Bundaran UGM, sementara massa yang mengaku warga membubarkan diri ke arah selatan. Simpang empat Gramedia kembali dibuka dan lalu lintas mulai lancar.</div><div><br /></div><div>Selain tuntutan utama, dalam aksi tersebut mahasiswa juga menyoroti kasus kekerasan yang menimpa Bambang Setyawan, warga Pejompongan Jakarta, serta mengkritik kebijakan pemerintah seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Mereka juga menyoroti penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan serta respons pemerintah terhadap gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. (Evu)</div>