Polisi Sebut Orang Tidak Dikenal Tembak Enam Warga Sipil di Tembagapura
TEMBAGAPURA, LELEMUKU.COM – Enam warga sipil dilaporkan menjadi korban penembakan oleh orang tidak dikenal di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada Kamis (7/5/2026). Insiden tragis ini melukai sejumlah perempuan dan seorang balita laki-laki berusia satu tahun di wilayah tersebut.
Data kepolisian mengungkapkan para korban perempuan terdiri dari sosok berinisial IW (12), NN (22), dan TM. Sementara itu, korban pria yang teridentifikasi adalah EM, AM, serta balita berinisial KM yang baru menginjak usia satu tahun.
Dirkrimum Polda Papua Tengah Kombes Tri Widiyanto membenarkan adanya peristiwa penembakan yang menyasar masyarakat sipil di wilayah hukumnya tersebut.
Enam warga sipil dilaporkan tertembak di wilayah Tembagapura. Korbannya terdiri dari balita usia satu tahun, ujar Tri Widiyanto.
Penyelidikan mendalam saat ini tengah dilakukan oleh jajaran Polres Mimika guna mengungkap dalang di balik aksi penyerangan tersebut. Penegak hukum masih enggan memberikan spekulasi mengenai identitas kelompok pelaku sebelum bukti terkumpul secara utuh.
Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut, kata Tri Widiyanto.
Pihak berwenang segera melakukan tindakan penyelamatan dengan mengevakuasi seluruh korban ke Pos Brimob Camp David MP 72 guna mendapatkan pertolongan medis awal. Satu korban dilaporkan harus mendapatkan perawatan yang lebih intensif di fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Dari seluruh korban tersebut, satu korban atas nama AM telah lebih dahulu dievakuasi ke Rumah Sakit SOS Tembagapura menggunakan mobil ambulans karena kondisi korban memerlukan penanganan medis intensif, terang Tri Widiyanto.
Situasi di lokasi kejadian saat ini dalam pengamanan ketat aparat kepolisian sembari mengumpulkan keterangan saksi untuk menyusun rangkaian peristiwa secara akurat. Masyarakat setempat diminta untuk tetap tenang dan menyaring setiap informasi yang beredar.
Dia imbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan informasi yang belum dapat dipastikan kebenaranya terkait insiden tersebut, ujar Tri Widiyanto.
Kepolisian berjanji akan memberikan pembaruan informasi kepada publik setelah proses pendalaman fakta di lapangan selesai dilakukan.
Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kembali setelah terdapat hasil pendalaman dan data yang lebih lengkap, tutup Tri Widiyanto. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
