Dede Alamsyah Pimpin Anev Operasi Rasaka Cartenz 2026 Minggu ke-10
JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Direktur Pengamanan Obyek Vital Polda Papua Kombes Pol Dede Alamsyah memimpin kegiatan Analisa dan Evaluasi Operasi Rasaka Cartenz 2026 Minggu ke-10 bersama jajaran melalui Zoom Meeting yang berlangsung di Posko Operasi Rasaka Cartenz Polda Papua, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua selaku Komandan Operasi Kombes Pol Cahyo Sukarnito, Kepala Bagian Bina Operasi Reserse dan Operasi Polda Papua selaku Kepala Setuan Operasi AKBP Mughoni, Kepala Bagian Dalam Operasi Reserse dan Operasi Polda Papua selaku Kepala Pusat Dalam Operasi AKBP Bahar Tushiba, serta Kepala Subdirektorat Penerangan Internal Direktorat Hubungan Masyarakat Polda Papua selaku Komandan Satuan Tugas Matoa Kompol Nurjannah, serta jajaran satgas di wilayah hukum Polda Papua.
Dalam arahannya, Dede Alamsyah menekankan pentingnya disiplin, kesiapan personel, dan optimalisasi pendekatan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam pelaksanaan Operasi Rasaka Cartenz 2026.
"Operasi Rasaka merupakan operasi yang mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna menjaga stabilitas keamanan di Papua. Karena itu, seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing serta hadir aktif di tengah masyarakat," ucap Dede Alamsyah.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh fungsi kepolisian, termasuk fungsi Hubungan Masyarakat, memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan operasi melalui penguatan komunikasi publik dan penyampaian informasi yang positif kepada masyarakat.
Sementara itu, Cahyo Sukarnito mengatakan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari administrasi dan laporan kegiatan, tetapi juga dari dampak nyata terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Yang menjadi fokus utama bukan hanya output berupa laporan kegiatan, tetapi outcome dari operasi itu sendiri. Indikator keberhasilannya adalah menurunnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatnya rasa aman masyarakat," katanya.
Menurutnya, dukungan anggaran dan sarana operasional yang telah diterima jajaran harus dimanfaatkan secara maksimal agar seluruh target operasi dapat tercapai secara efektif dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan yang sama, Nurjannah menyoroti pelaksanaan Satuan Tugas Matoa yang dinilai perlu lebih dimaksimalkan, khususnya dalam pengelolaan publikasi digital dan konten kreatif.
"Seluruh influencer Matoa yang telah dibentuk di daerah operasi harus mampu menghasilkan konten positif yang berdampak nyata di ruang digital. Kehadiran Satuan Tugas Matoa diharapkan dapat memperkuat citra positif Polri sekaligus mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui media sosial," ungkap Nurjannah.
Selain evaluasi pelaksanaan operasi, kegiatan Analisa dan Evaluasi juga membahas optimalisasi capaian Satuan Tugas Sipar, Satuan Tugas Koteka, penguatan administrasi pertanggungjawaban anggaran, serta peningkatan kualitas pelaporan dan publikasi kegiatan operasi di seluruh jajaran. (Roe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
