22 Kilogram Kokain Terdampar di Pantai Gili Genting, Polda Jatim Selidiki Jalur Laut

22 Kilogram Kokain Terdampar di Pantai Gili Genting, Polda Jatim Selidiki Jalur Laut

SURABAYA, LELEMUKU.COM – Sebanyak 22 kilogram narkotika jenis kokain ditemukan terdampar di Pantai Pasir Putih, Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Temuan ini kini tengah diselidiki oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, termasuk dugaan adanya jalur penyelundupan narkoba melalui laut.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menjelaskan bahwa barang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga berinisial D saat berada di lokasi pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Yang bersangkutan melihat sejumlah bungkusan plastik bertuliskan ‘Bugatti’ yang tersebar di sepanjang pantai, lalu melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar,” ujarnya di Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kamis (16/4/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 16.15 WIB, personel Polsek Gili Genting langsung menuju lokasi dan menemukan sembilan bungkus berisi kokain yang tersusun rapi dalam terpal abu-abu. Selain itu, petugas juga menemukan 14 bungkus lain yang tercecer di sekitar pantai.

Secara keseluruhan, polisi mengamankan 23 bungkus dengan kemasan yang diduga dirancang tahan air laut. Karena keterbatasan akses darat, seluruh barang bukti kemudian diangkut menggunakan perahu menuju Pelabuhan Bringsang, lalu dibawa ke Pelabuhan Tanjung sebelum akhirnya diamankan di Polres Sumenep.

“Hasil penimbangan menunjukkan berat bruto mencapai 27,803 kilogram, sementara berat bersihnya sekitar 22,22 kilogram,” jelasnya.

Irjen Pol Nanang memastikan bahwa barang tersebut merupakan kokain murni setelah dilakukan uji laboratorium. Sebelumnya, hasil uji cepat menunjukkan indikasi narkotika, namun bentuknya berbeda dari sabu yang umum ditemukan.

Dari sisi nilai ekonomi, kokain di pasar gelap diperkirakan mencapai Rp5 hingga Rp7 juta per gram. Dengan total berat sekitar 22 kilogram, nilai barang tersebut diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Kapolda juga menyebut kemungkinan masih ada paket lain yang belum ditemukan, mengingat sebagian kemasan ditemukan dalam kondisi rusak dan tersebar di beberapa titik.

“Saat ini kami terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi bersama personel Polairud untuk memastikan tidak ada lagi barang bukti yang tersisa,” ujarnya.

Polda Jawa Timur masih mendalami asal-usul kokain tersebut serta jaringan yang diduga terlibat, termasuk kemungkinan adanya jalur penyelundupan narkotika internasional melalui wilayah perairan Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. (Roe)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya