Starbucks Tutup 400 Gerai di AS Akibat Persaingan Ketat dan Biaya Tinggi
SEATTLE, LELEMUKU.COM - Starbucks telah menutup sekitar 400 gerai di seluruh Amerika Serikat sepanjang 2025 sebagai bagian dari rencana restrukturisasi senilai 1 miliar dolar AS.
Penutupan ini terfokus pada gerai-gerai di kawasan metropolitan besar seperti New York City (42 gerai), Los Angeles (lebih dari 20 gerai), Chicago (15 gerai), San Francisco (7 gerai), Minneapolis (6 gerai), dan Baltimore (5 gerai), serta puluhan di kota lain.
CEO Starbucks Brian Niccol sebut langkah ini untuk tingkatkan profitabilitas di tengah persaingan semakin ketat, pengaruh kerja jarak jauh, serta biaya operasional yang melonjak.
Banyak gerai di pusat kota sepi karena karyawan kantor lebih sering bekerja dari rumah. Hal ini jadi bagian dari strategi baru untuk kurangi kepadatan gerai di area jenuh dan fokus pada lokasi lebih strategis.
Starbucks rencanakan buka gerai baru serta renovasi hingga 1.000 lokasi existing pada 2026, termasuk di kota besar seperti New York dan Los Angeles.
Langkah ini ikuti pengumuman sebelumnya pada September 2025 tentang penutupan sebagian gerai dan pemutusan hubungan kerja sekitar 900 karyawan korporat. Meski tutup ratusan gerai, Starbucks tetap punya lebih dari 16.500 lokasi di AS dan Kanada.(evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri