Mobil Nekat Terobos Demo Pemekaran Luwu Raya, Hampir Diamuk Massa di Jembatan Ballase Luwu Utara
PALOPO, LELEMUKU.COM - Sebuah mobil penumpang hampir menjadi sasaran amukan massa saat nekat menerobos aksi demonstrasi yang menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya di Jembatan Ballase, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Kamis 22 Januari 2026.
Aksi massa yang dilakukan oleh kelompok pendukung pemekaran Provinsi Luwu Raya memblokade total Jalan Trans Sulawesi di lokasi tersebut sejak pagi hari. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Makassar menuju Toraja dan sebaliknya mengalami kemacetan panjang hingga beberapa kilometer.
Mobil yang nekat menerobos blokade tersebut terjebak di tengah kerumunan demonstran. Sejumlah massa sempat mengerumuni kendaraan, memukul-mukul kap mesin, dan berteriak meminta pengemudi mundur. Situasi sempat memanas, namun berhasil diredam oleh aparat kepolisian dan TNI yang berada di lokasi untuk mengamankan jalur.
Petugas gabungan dari Polres Luwu Utara dan Kodim 1403/Luwu kemudian membuka koridor sementara untuk mengeluarkan mobil tersebut dari tengah massa. Pengemudi mobil akhirnya berhasil meloloskan diri tanpa korban luka, meski kendaraan mengalami kerusakan ringan akibat pukulan benda tumpul.
Demonstrasi ini merupakan bagian dari aksi berkelanjutan yang menuntut percepatan pemekaran Provinsi Luwu Raya dari Provinsi Sulawesi Selatan. Massa menilai wilayah Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan sebagian wilayah sekitarnya memiliki potensi ekonomi dan kependudukan yang cukup untuk menjadi provinsi mandiri.
Blokade jalan tersebut menyebabkan ratusan kendaraan terjebak, termasuk truk pengangkut barang, bus antarkota, dan kendaraan pribadi. Beberapa pengemudi memilih memutar balik atau menunggu hingga demonstrasi selesai.
Hingga Kamis malam, aksi belum dibubarkan sepenuhnya. Polisi masih berupaya melakukan negosiasi dengan perwakilan massa agar jalan bisa dibuka kembali tanpa kekerasan.
Situasi di Jembatan Ballase dan sekitarnya tetap rawan kemacetan dan potensi gesekan. Masyarakat yang hendak melintas diimbau mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan hingga kondisi normal kembali. (evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri