Anthony Chen Tutup Trilogi Film Singapura dengan We Are All Strangers

Anthony Chen Tutup Trilogi Film Singapura dengan We Are All Strangers

SINGAPURA, LELEMUKU.COM - Perjalanan pribadi sutradara Anthony Chen dari usia akhir 20-an hingga awal 40-an terekam dalam trilogi film Growing Up yang berlatar Singapura. Film ketiga dan terakhir berjudul We Are All Strangers kini terpilih dalam kompetisi utama Festival Film Internasional Berlin, melengkapi babak sinematik yang dimulai 13 tahun lalu.

Anthony Chen menyampaikan bahwa menyelesaikan trilogi Singapuranya merupakan perjalanan yang sangat pribadi. 

"Film ini juga mencerminkan evolusi saya sendiri sebagai seorang anak, suami, dan kini seorang ayah. Ilo Ilo dibuat di akhir usia 20-an saya, Wet Season di usia 30-an, dan We Are All Strangers di awal usia 40-an. Semua film ini menangkap cinta saya untuk Singapura dan rakyat kita, potret abadi saya tentang rumah," ujar Chen dalam pernyataan resminya pada 20 Januari 2026.

Trilogi ini dimulai dengan Ilo Ilo pada 2013 yang meraih Caméra d'Or di Festival Film Cannes, sebuah pencapaian luar biasa untuk film debut. Film tersebut mengisahkan hubungan antara keluarga Singapura kelas menengah dengan pembantu rumah tangga Filipina mereka selama krisis finansial Asia 1997.

Enam tahun kemudian, Chen melanjutkan eksplorasi tema keluarga pengganti dengan Wet Season pada 2019, yang mengisahkan hubungan tidak konvensional antara seorang guru dan muridnya. Film ini kembali meraih pujian internasional dan memperkuat reputasi Chen sebagai sutradara yang peka dalam menggambarkan hubungan manusia yang kompleks.

Kini dengan We Are All Strangers, Chen mendorong eksplorasi tentang keluarga pengganti dan hubungan tidak konvensional ke kedalaman baru. Film epik namun intim ini berlangsung selama tiga tahun di Singapura kontemporer, mengisahkan sebuah keluarga yang menghadapi cinta, kehilangan, dan tanggung jawab.

Dua film pertama dalam trilogi ini secara kolektif mengumpulkan lebih dari 50 penghargaan internasional, termasuk 12 nominasi Golden Horse, dan memenangkan lima Golden Horse Awards. Pencapaian ini menandai babak baru bagi sinema Singapura di panggung internasional.

We Are All Strangers dibintangi oleh kolaborator lama Chen, Yeo Yann Yann dan Koh Jia Ler dalam peran utama, dengan Andi Lim dan Regene Lim melengkapi pemeran. Film yang ditulis dan disutradarai Chen ini diproduksi oleh perusahaan produksinya, Giraffe Pictures, dan dijadwalkan tayang di Singapura dan berbagai wilayah pada 2026.

Seleksi film ini dalam kompetisi utama Berlinale merupakan pencapaian bersejarah sebagai film Singapura pertama yang bersaing untuk Golden Bear dalam sejarah festival selama 76 tahun. Chen menyatakan kebanggaannya untuk mempersembahkan bab terakhir ini di Berlin. (evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya