-->

Profil Vatikan, Negara dengan Jumlah Penduduk Paling Sedikit di Dunia


VATIKAN, LELEMUKU.COM - Dikutip dari World Atlas, Vatikan merupakan negara dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia. Negara kecil ini hanya menampung kurang dari 1000 orang, tepatnya 799 orang, yang sebagian besar adalah pendeta dan biarawati dari seluruh dunia. Lapangan mereka dapat menampung 80 ribu orang, di mana sebagian besar adalah peziarah yang ingin mendengar Paus berbicara. Beberapa bangunan terkenal di sana termasuk Kapel Sistina, Basilika Santo Petrus, dan Lapangan Santo Petrus.

Kota Vatikan menjadi bukti bahwa untuk membesarkan sebuah gereja global, hanya diperlukan sebuah desa. Pada tahun 1929, para penguasa memutuskan bahwa area seluas 82 lapangan sepak bola sudah cukup untuk membentuk sebuah negara. Ironisnya, kemerdekaan Kota Vatikan pada tahun 1926 disebabkan oleh hilangnya tanah gereja yang diklaim oleh Italia yang baru bersatu pada tahun 1870.

Profil negara Vatikan

Dilansir Britannica, Vatican City, atau dikenal juga sebagai Negara Kota Vatikan, merupakan negara kecil yang terletak di dalam kota Roma, tepatnya di sebelah barat Sungai Tiber. Negara ini merupakan negara kepausan dan merupakan tempat kedudukan Gereja Katolik Roma.

Dikelilingi oleh tembok abad pertengahan dan Renaisans, kecuali di sisi tenggara di Piazza San Pietro (Lapangan St. Peter). Dari enam pintu masuk, hanya tiga yang dibuka untuk umum, yaitu piazza, Arco delle Campane (Gerbang Lonceng) di fasad Basilika St. Peter, dan pintu masuk ke Museum dan Galeri Vatikan di tembok utara.

Salah satu bangunan yang paling megah adalah Basilika St. Peter, yang dibangun pada abad ke-4 dan direkonstruksi pada abad ke-16. Berdiri di atas makam Santo Petrus Rasul, basilika ini merupakan bangunan keagamaan terbesar kedua (setelah Basilika Yamoussoukro) dalam dunia Kristen.

Istana Vatikan adalah tempat tinggal Paus yang terletak di dalam kota tembok tersebut. Tahta Suci adalah nama yang diberikan kepada pemerintahan Gereja Katolik Roma yang dipimpin oleh Paus sebagai Uskup Roma. Sebagai kepausan, otoritas Tahta Suci meluas kepada umat Katolik di seluruh dunia. Sejak tahun 1929, Tahta Suci berkedudukan di Vatikan, yang didirikan sebagai negara independen untuk memungkinkan Paus menjalankan otoritas universalnya.

Vatican City memiliki sistem telepon, kantor pos, taman, observatorium astronomi, stasiun radio, sistem perbankan, dan apoteknya sendiri, serta sebuah pasukan Pengawal Swiss yang bertanggung jawab atas keselamatan pribadi paus sejak tahun 1506. Hampir semua pasokan, termasuk makanan, air, listrik, dan gas, harus diimpor.

Pendapatan negara berasal dari sumbangan

Tidak ada pajak penghasilan dan tidak ada batasan pada impor atau ekspor dana. Sebagai Tahta Suci, pendapatan negara ini berasal dari sumbangan sukarela lebih dari satu miliar umat Katolik Roma di seluruh dunia, serta bunga dari investasi dan penjualan perangko, koin, dan publikasi. Operasi perbankan dan pengeluaran telah dilaporkan secara publik sejak awal tahun 1980-an.

Selama periode dari abad ke-4 hingga tahun 1870, Vatikan menguasai wilayah di sekitar Roma dan berfungsi sebagai ibu kota Negara Gerejawi. Pada tahun 1929, kedaulatan independen Vatikan diakui oleh pemerintah Italia yang dipimpin oleh fasis dalam Perjanjian Lateran. Kedaulatan tersebut dilaksanakan oleh paus setelah terpilih sebagai kepala Gereja Katolik Roma. Paus memiliki kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudisial mutlak di dalam kota tersebut.

Pada 1984, perombakan besar-besaran kantor-kantor dalam Kuria Romawi mengakibatkan delegasi administrasi rutin Vatikan kepada sebuah komisi yang diangkat oleh paus, yang terdiri dari lima kardinal yang dipimpin oleh Sekretariat Negara. Penduduk Vatikan City, sebagian besar adalah imam dan biarawati, juga mencakup beberapa ratus orang awam yang terlibat dalam pekerjaan sekretaris, domestik, perdagangan, dan layanan.

Lebih dari 10 bangunan lainnya di Roma dan Castel Gandolfo, tempat tinggal musim panas paus di Alban Hills, diberikan hak istimewa ekstrateritorial khusus. Selain itu, Vatikan juga memiliki kedutaan di berbagai negara asing. (Tempo)




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Iklan Bawah Artikel