-->

Benjamin Netanyahu akan Bertemu Joe Biden di Washington


YERUSALEM, LELEMUKU.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan diundang ke Gedung Putih dalam waktu dekat. Hal itu diumumkan oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel Tom Nides dalam wawancara dengan Army Radio di Israel pada Selasa pagi, 28 Maret 2023.

Nides mengungkap kunjungan Netanyahu ke Isreal kemungkinan dilakukan setelah libur Passover yang dirayakan umat Yahudi atau persisnya pada awal April 2023.

“Saya memperkirakan (Netanyahu ke Gedung Putih) setelah libur Passover, namun tanggal pastinya belum ditentukan. Netanyahu akan menemui Biden secara personal. Saya yakin pertemuan ini akan terjadi dalam waktu segera. Tak diragukan lagi, dia akan ke Gedung Putih segera setelah jadwal mereka dikoordinasikan,” kata Duta Besar Nides.

Pengumuman itu disampaikan Nides sehari setelah Netanyahu menangguhkan undang-undang yang mencangkup rencana reformasi peradilan Israel. Netanyahu mengatakan ada sebuah opsi untuk menghindari perang sipil, yakni lewat dialog.

“Saya mengambil jalan untuk berdialog,” kata Netanyahu.

Keputusan Netanyahu tersebut dipuji oleh Biden, di mana langkah tersebut diambil setelah 12 pekan gelombang unjuk rasa di penjuru Israel hingga merusak perekonomian Negeri Bintang Daud tersebut dan membuat tentara cadangan menolak panggilan bertugas.

“Kami menyambut pengumuman ini sebagai sebuah kesempatan untuk menciptakan waktu tambahan dan ruang untuk berkompromi. Berkompromi adalah persis apa yang kami minta,” kata Humas Gedung Putih Karine Jean-Pierre.

Menurutnya, masyarakat yang demokratis perlu memperkuat cek dan ricek serta keseimbangan. Bukan hanya itu, perubahan mendasar pada sebuah sistem demokrasi harus dilakukan dengan dukungan masyarakat seluas mungkin.

Gelombang unjuk rasa telah mencengkeram Israel buntut rencana perombakan peradilan yang akan memberi pemerintah nasionalis sayap kanan kekuasaan sehingga bisa menentukan atau memilih hakim dan membatasi kekuasaan Mahkamah Agung Israel untuk membatalkan undang-undang. Kritikus menyebut reformasi itu hanya akan melemahkan demokrasi Israel dan memberikan kekuatan tak terkendali kepada pemerintah manapun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Iklan Bawah Artikel