-->

Xi Jinping tetap Lakukan Aturan Nol Kasus Covid-19


JAKARTA, LELEMUKU.COM - Cina menekankan komitmennya dalam memberlakukan strategi nol kasus Covid-19. Kebijakan itu, sama dengan membuyarkan harapan warga Cina dan para investor, yang bisa angkat kaki dari Cina kapan saja karena kebijakan ini telah melukai perekonomian Cina. Kebijakan nol kasus Covid-19 telah menyebarkan rasa frustrasi warga Cina.

Xi Jinping, dalam pidato pembukaan Kongres Partai Komunis Cina pada Minggu pagi, 16 Oktober 2022, menegaskan kembali kebijakan nol kasus Covid-19. Kebijakan itu membuat Cina berbeda dibanding negara-negara lain di dunia yang mencoba hidup berdampingan dengan Covid-19. Virus corona muncul pertama kalinya di Cina pada akhir 2019.

“Kami telah berpegang pada supremasi rakyat dan supremasi kehidupan, berpegang pada nol kasus Covid-19 yang dinamis. Kami telah mencapai hasil yang sangat memuaskan dalam hal pencegahan, pengendalian dan epidemi keseluruhan serta pembangunan ekonomi dan sosial,” kata Presiden Xi.

 Baca juga: Kongres Partai Komunis China Dibuka, Xi Jinping Bakal 3 Periode?

Orang-orang berbaris selama pengujian massal untuk penyakit coronavirus (COVID-19) di situs pengujian asam nukleat darurat di luar pusat perbelanjaan di Beijing, Cina 21 Maret 2022. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

Untuk sektor ekonomi, Xi menekankan kembali dukungannya pada sektor swasta dan mengizinkan pasar untuk memainkan sebuah peran kunci, bahkan ketika Cina menyempurnakan sistem ekonomi sosialis dan mempromosikan kemakmuran bersama.

  Popularitas Presiden Xi tidak berkurang kendati ekonoi Cina tumbuh melambat secara dramatis sebagai dampak dari kebijakan lockdown untuk menghambat penyebaran virus corona. ekonomi Cina juga terdampak dari krisis properti dan dampak sikap keras Xi pada 2021 terhadap platform ekonomi yang dulunya bebas serta dampak skala global.

Sebuah sumber di sektor industri mengatakan menjelang diselenggarakannya Kongres Partai Komunis Cina, keamanan di Ibu Kota Beijing diperketat, begitu pula aturan Covid-19. Parbrik baja yang berlokasi tak jauh dari tempat diselenggarakanya Kongres Partai Komunis Cina diminta mengurangi kapasitas produksi demi meningkatkan kualitas udara (selama kongres berlangsung).

Kongres Partai Komunis Cina diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 2.300 delegasi dari berbagai penjuru Cina, yang berkumpul di Great Hall of the People.

Kongres Partai Komunis Cina akan berlangsung selama sepekan ke depan. Partai Komunis Cina adalah partai berkuasa di Negeri Tirai Bambu dan Presiden Xi, 69 tahun, diproyeksikan akan kembali menduduki jabatan orang nomor satu di Cina untuk periode ketiga. Jika ini terjadi, maka Xi menjadi orang paling berkuasa di Cina sejak Mao Zedong.(Tempo)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Iklan Bawah Artikel